Archive for November, 2006

Cahaya di atas cahaya

Sunday, November 26th, 2006

"Allah (pemberi)
cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumynmaan cahaya Allah adalah seperti sebuah
lubang yang tak tembus (misykat), yang didalamnya ada pelita besar. Pelita itu
didalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti
mutiara, yang dinyalakan dengan pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon
zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan dan tidak pula di
sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walauyun
tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing
kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat
perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."

(an-Nur 24 : 35).


Esensi ayat ini adalah bahwa Tuhan adalah (satu-satunya)
pemberi cahaya di alam semesta tanpa sentuhan api. Namun menyangkut perumpamaan,
mufasir klasik menghadapi kesulitan untuk menjelaskan lebih
rinci.

Dengan beberapa pengecualian mereka akan menjelaskan bahwa
misykat , atau suatu lubang yang tidak dapat ditembus, adalah lubang di
rumah-rumah untuk tempat lampu obor, yang ada di dinding rumah. Sedangkan pohon
(zaitun) yang dimaksud adalah pohon (zaitun) yang tumbuh di bukit-bukit,
sehingga sinar matahari dapat menyinari, baik pada saat matahari terbit maupun
matahari terbenam.


Mufasir modern, seperti Malik Ben Nabi, menjelaskan bahwa
misykat adalah lampu bohlam:

Pohon yang dimaksud
adalah kawat wolfram yang berpijar karena efek listrik tanpa disentuh api,
dibungkus gelas kaca, untuk memantulkan seluruh sinarnya ke segala arah sehingga
dapat menerangi seluruh ruangan. Lampu bohlam adalah sekat yang tak dapat
ditembus, karena hampa udara, tidak ada oksigen di
sana.


Tetapi, dalam studi yang lebih mendalam tentang cahaya di
langit oleh para astrofisikawan, misalnya Mohamed Asadi
dalam bukunya
The Grand Unifying Theory of Everything, perum­pamaan ayat tersebut lebih
mendekati kepada fenomena quasar dan gravitasi efek lensa yang menghasilkan
cahaya di atas cahaya
. Quasar atau Quasi Stellar adalah objek
di langit yang ditemukan pertama kalinya pada tahun 1963. Mereka mewakili objek
yang paling terang di alam semesta, jauh lebih terang dari cahaya matahari atau
bintang. Para astronom menemukan bahwa objek "seperti bintang’ ini terletak
miliaran tahun cahaya dari bumi. Objek ini tentunya mempunyai energi yang
besarnya sangat luar biasa supaya tetap terlihat dari sini. Energi mereka
berasal dari "pusat lubang hitam yang sangat masif". Karakter pertama dari ayat
ini yaitu misykat adalah "lubang hitam", sedangkan karakter kedua yaitu "pelita
dalam kaca
" adalah galaksi yang menghasilkan efek gravitasi
lensa seperti quasar (pelita) yang
terbungkus oleh kaca (gelas). Coba simak keterangan quasar oleh astronom
NASA.
 

"Efek gravitasi pada
galaksi, quasar yang jauh, serupa dengan efek lensa sebuah gelas minum
yang memantulkan sinar lampu jalan
yang menciptakan
berbagai ima
ge (lapisan cahaya atas
cahaya)"

Energi
qu
asar yang berasal (dicatu) dari
lubang hitam, terjadi ketika "bintang-bintang dan gas" dari galaksi terhisap di
dalamnya. Karakter lainnya yang disebut "pohon" oleh al-Qur’an adalah sebutan
yang tidak lazim oleh para astronom yang menggambarkan galaksi sebagai
"pohon-pohon" yang terdiri dari bintang-bintang. Lihat saja istilah diagram
Hertzprung­Russel, dalam buku Timothy Ferris, Th
e Whole Shebang, 1997.


Barangkali, karakter lainnya
yang menarik dari ayat di atas adalah pernyataan "diterangi tanpa tersentuh oleh
api", suatu fenomena fusi nuklir yang menghasilkan cahaya yang sangat terang, di
mana di ruang angkasa nyaris tidak ada ok­sigen untuk pembakaran.
Bintang-bintang memulai hidupnya dengan unsur kimia yang paling ringan, yakni
hidrogen. Gas berkontraksi, karena gravitasi, memanas; atom hidrogen
ber­tumbukan dan membentuk helium, unsur yang lebih berat, ketika mengeluarkan
energinya. Energi inilah yang membuat objek "bintang- bintang" bersinar tanpa
"disentuh api’, energi ini juga yang memelihara keseimbangan posisi
bintang-bintang di alam semesta. Sepanjang pengetahuan manusia yang ada
sekarang, fenomena quasar inilah yang paling tepat untuk meng­gambarkan ayat di
atas. Terlebih lagi perumpamaan dalam ayat
tersebut:
"seakan-akan bintang yang bercahaya seperti mutiara". Bahkan aslinya lebih
terang dari sinar bintang, dan memang seperti "mutiara" bila kita lihat dari
foto-foto NASA yang ada, gemerlapan, sangat menawan.


Dengan demikian, terjemahan
bebas
ayat 35 Surat an-Nur dari sisi
sains adalah:

"Allah (pemberi) cahaya
(ke
pada) langit dan bumi.
Perumpamaan cahaya Allah, adalah
se
perti sebuah lubang (hitam) yang tak tembus (misykat), yang di dalamnya ada pelita besar (quasar). Pelita
itu di dalam kaca (dan)
kaca (efek gravitasi lensa dari galaksi) itu seakan­akan bintang
(y
ang bercahaya)
s
eperti mutiara, yang dinyalakan
dengan pohon (galaksi yang dicatu oleh lubang hitam) yang banyak
berkahnya, (yaitu)
pohon
(galaksi
) yang tumbuh tidak di
seb
elah timur (sesuatu) dan
tid
ak pula di
sebelah barat (nya), yang
minyaknya
(fusi
nuklir) hampir-hampir menerangi,
walaupun t
idak disentuh api. Cahaya di
atas cahaya (efek gravitasi lensa), Allah membimbing ke
pada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki,
d
an Allah membuat perumpamaan-perumpamaan
bagi manusia,dan Allah Maha Mengetahui
segala sesuatu."

Besi, Surat ke-57

Sunday, November 19th, 2006

Memang aneh, tampaknya, dalam pelajaran
teologi, nama salah satu elemen kimia dalam tabel periodik, yaitu besi (Fe =
ferrum
) bisa menjadi salah satu judul surat dalam kitab suci agama. Tetapi
itulah al-Qur’an. Sehingga pertanyaan bagi orang awam tentunya, karakter apa
yang menarik pada surat ini? Lalu, mengapa besi dijadikan salah satu nama surat
dalam al-Qur’an? Bukankah emas, misalnya, lebih berharga?

Surat ini turun di antara masa-masa Perang
Uhud, pada awal terbentuknya Negara Islam di Medinah. Oleh karena itu, bisa
dipahami jika cukup banyak ayat yang memerintahkan pembaca untuk menafkahkan
harta bagi kepentingan umum. Nama surat terambil dari kalimat wa
anzalnal-hadida
, ayat 25.
 Ayat seperti ini, menurut pandangan Malik Ben Nabi, laksana
"kilauan anak panah" yang menarik perhatian bagi kaum ber­akal; yang diselipkan
di antara pelajaran-pelajaran yang menyangkut ketuhanan.

" Sesungguhnya Kami telah mengutus
rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan
bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan
keadilan. Dan Kami ciptakan/turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang
hebat dan berbagai manfaat bagi manusia (supaya mereka mempergunakan besi itu),
dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya
padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Maha Perkasa."
(al-Hadid 57: 25).

Karakter pertama yang menarik perhatian
adalah banyak penafsir menghindari terjemahan wa ansalnal-hadida dengan
"Kami ciptakan besi", padahal secara intrinksik seharusnya. "Kami turunkan
besi", sebagaimana terjemahan "Kami turun­kan bersama mereka al-Kitab dan mizan
(keadilan, keseimbangan, keselarasan, kesepadanan)". Mengapa demikian? Karena
dalam bayangan mufasir klasik, bagaimana caranya besi diturunkan dari langit?
Apakah dijatuhkan begitu saja?

Namun seiring dengan perkembangan waktu,
pengetahuan manusia bertambah. Ilmuwan seperti Profesor Armstrong dari NASA atau
Mohamed Asadi berpandangan bahwa "memang besi diturunkan dari langit".

 

Sains memberikan informasi kepada kita
bahwa besi termasuk logam berat tidak dapat dihasilkan oleh bumi
sendiri.

Energi sistem tata surya kita tidak cukup
untuk memproduksi elemen besi. Perkiraan paling baik, energi yang dibutuhkan
adalah empat kali energi sistem matahari kita,
dengan demikian besi
hanya dapat dihasilkan oleh suatu bintang yang jauh lebih besar daripada
matahari, dengan suhu ratusan juta derajat Celsius. Kemudian meledak dahsyat
sebagai nova atau supernova, dan hasilnya menyebar di angkasa sebagai meteorit
yang mengandung besi, melayang di angkasa sampai tertarik oleh gravitasi bumi,
di awal terbentuknya bumi miliaran tahun yang lalu.

Karakter kedua, ketika menjelaskan besi
"memberikan kekuatan yang hebat" barangkali pembaca membayangkan sen­jata
pemusnah sekelas ICBM, Intercontinental Ballistic Missile (peluru kendali
antarbenua) atau senjata pemusnah massal seperti senjata kimia. Tetapi bukan
hanya iht. Nikmat yang paling besar yang diberikan Tuhan kepada umat manusia
adalah "desain bumi". Bumi dan isinya dilindungi oleh Sabuk Van Allen yang
membungkus bumi seolah-olah perisai berbentuk medan elektromagnetik berenergi
tinggi. Perisai dengan "ke­kuatan hebat" ini tidak dimiliki oleh planet-planet
lain.

Sabuk radiasi yang membentuk energi
tinggi, terdiri dari proton dan elektron, mengelilingi ribuan kilometer di alas
bumi, diberi nama Sabuk Van Allen. Sabuk ini melindungi bumi dan isinya dari
ledakan dahsyat energi matahari yang terjadi setiap 11 tahun sekali yang disebut
solar flares.
Ledakan dahsyat ini bila tidak ditahan di angkasa dapat
meluluh-lantakkan semua kehidupan di bumi, dengan kekuatan setara 100 juta bom
atom Hiroshima. Perlindungan juga didapatkan dari serangan badai kosmis yang
membahayakan umat manusia. Bagaimana sabuk perisai ini terbentuk? Sabuk ini
terbentuk dari inti bumi yang besar, yaitu terdiri dari besi dan nikel. Keduanya
membentuk medan magnet yang besar, yang tidak dimiliki oleh planet lain, kecuali
planet Merkurius, dengan radiasi yang lebih lemah.

 

Barangkali kita sekarang paham mengapa
besi menempati salah satu judul surat di dalam al-Qur’an. Inti besi dan nikel
"melindungi makhluk bumi" berupa perisai elektromagnetik dengan "kekuatan yang
hebat". Namun yang terpenting, al­Qur’an ingin menunjukkan kepada pembaca bahwa
besi tidak dapat diproduksi di bumi. Oleh karena itu, ia langsung ditu­runkan
dari langit untuk dimanfaatkan oleh manusia sesuai dengan ayat 25.

 

Harap pembaca juga memperhatikan
kodetifikasi di alam raya, solar flares terjadi 11 tahun sekali.
Metonic cycle 19 tahun sekali, komet Halley rata-rata 76 tahun
sekali mendekati bumi, penyesuaian Kalender Lunar mengikuti siklus 11
tahun dan 19 tahun.

 

Elemen Berat Besi, Fe-57

 

Karakter ketiga berhubungan dengan elemen
kimia dalam tabel periodik. Kita tidak mungkin menafsirkan Surat Besi tanpa
"membedah" elemen kimia besi berikut karakterisistiknya, yang berhubungan dengan
kata al- hadid. Tanpa mengenal sifat­sifat besi, pembaca tidak akan mengetahui
"keindahan" Surat Besi ini, yang diletakkan pada nomor 57.

 

Nilai kata atau al-jumal al-hadid adalah
57. Terdiri dari a! (31) dan hadid (26). Tabel al-jumal bisa dilihat pada
Tabe15.4.

 

Alif = 1, Lam = 30, Ha‘ = 8, Dal= 4, Ya’ = 10, Dal = 41 + 30 + 8 +
4 + 10 + 4 = 31 + 26 = 57.

 

Fakta Pertama

Fakta menunjukkan bahwa besi atau al-hadid
mempunyai nilai (al-juntal) 57, sama dengan nomor suratnya, atau (19 x 3).
Kelipatan 19 dengan koefisien angka 3.

 

Besi, menurut Peter Van Krogt ahli
elementimologi, telah lama digunakan sejak zaman prasejarah, 7 generasi sejak
Adam as. Besi adalah salah satu elemen berat, dengan simbol Fe, atau
ferrum, yang berarti "elemen suci" dari kata Iren (Anglo-Saxon). Diberi
nama ferrum, ketika pemerintahan Romawi, kaisar Roma yang bernama Marcus
Aurelius dan Commodus menghubung­kan dengan mitos Planet Mars. Ilmu kimia modern
mengatakan bahwa besi atau Fe ini mempunyai 8 isotop, di mana hanya 4 isotop
saja yang stabil, yaitu dengan simbol Fe-54, Fe-56, Fe-57, dan Fe-58 (lihat
Tabel 9.1).

TABEL 9.1

ISOTOP BESI

Isotop

Waktu Paruh

Isotop

Waktu Paruh

Fe-.52

8.3 jam

FP-57

Stabil

Fe-54

Stabil

Fe-58

Stabil

Fe-55

2.7 tahun

Fe-59

54.5 hari

Fe-56

Stabil

Fe-60

1.500.000 tahun

 

Besi mempunyai nomor atom 26, posisinya
terletak di tengah-tengah tabel periodik.
Sedangkan Fe-57,
salah satu isotop besi yang stabil mempunyai 31 neutron. Ini berbeda
dengan isotop stabil lainnya, misalnya Fe-56 mempunyai 30 neutron dan Fe-58
mempunyai 32 neutron. Fe-57 juga diketahui mempunyai "ionisasi energi" tingkat
ke-3, sebesar 2957 jk/mol (dibulatkan)
, energi yang keluar
untuk mengubah status Fe+2 ke Fe+3. Besi sendiri mempunyai
4 tingkatan energi–itulah mengapa hanya 4 isotop saja yang stabil. Terakhir
yang tidak kalah penting, Fe-57 jdga diketahui mempunyai massa atom sebesar
56,9354.

Fakta Kedua

Begitu kita mengenal karakterisitik besi,
kita mendapat gambaran banyak hal, misalnya:

  • Salah satu isotop besi yang stabil, Fe-57, mempunyai nomor
    simbol sama dengan nomor Surat al-Hadid, dan al-jumal dari
    al-hadid adalah 57 juga.

  • Besi mempunyai nomor atom 26, ditunjukkan oleh al-jumal
    kafa hadid.

  • Fe-57 mempunyi elektron 31 buah, ditunjukkan
    oleh al­jumal dari kata "al".

  • Koefisien 3, dari (19 x 3), ditunjukkan dengan ionisasi
    ting­kat energi ke-3 yang dilepas sebesar 2957 jk/mol. Surat al­Hadid mempunyai
    ayat berjumlah 29 buah atau kodetifikasi 2957.

  • Peneliti al-Qur’an dari kelompok Fakir 60 di Amerika Seri­kat
    menjelaskan bahwa banyaknya kata dalam surat ini seluruhnya adalah 574 kata,
    sedangkan banyaknya kata dari awal surat sampai dengan ayat ke-25 (kata pertama)
    adalah 451. Bilangan 574 menunjukkan "Fe-57 adalah salah satu isotop yang stabil
    dari 4 isotop yang ada" atau berarti juga "yang mempunyai 4 tingkatan
    energi".

  • Bilangan 451, banyaknya kata, adalah jumlah bilangan no­mor
    simbol kedelapan isotop besi: Fe-52, Fe-54, Fe-55, Fe­56, Fe-57, Fe-58, Fe-58,
    sampai Fe-60; yaitu 52 + 54 + 55 + 56 + 57+ 58 + 59 + 60 = 451.

  • Enkripsi pada keempat isotop stabil, Fe-54, Fe-56, Fe-57, dan
    Fe-58 merupakan kelipatan 19 atau: 54565758 = 19 x 2871882

  • Demikian juga massa atom Fe-57, 56.9354 adalah: 569354 =
    19 x 29966

  • Bukan suatu kebetulan, jika nomor surat dan
    nomor ayat besi (QS 57: 25) ditunjukkan dengan angka
    19.

    5+7+2+5=19.

  • Bukan pula suatu kebetulan jika Surat Besi
    diletakkan di tengah-tengah al-Qur’an, sebagaimana elemen besi nomor 26 terletak
    di tengah-tengah tabel periodik.
  • Dari sisi matematika, angka 57 clan 29 tergolong
    ajaib ka­rena angka-angka tersebut merupakan:
  • 57×29= 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 +…+ 57 atau
    (19 x 87)

Kata "besi" dalam al-Qur’an disebut 9 kali
dalam 6 ayat yang berbeda
. Barangkali salah satu keterangan yang menarik dari hal yang
menarik lainnya adalah keterangan yang berhu­bungan dengan "rahasia" Dzulkarnain
pada Surat al-Kahfi (18:96), yang berarti "gua°. Ayat tersebut berkisah tentang
"pin­tu besi" yang dibangun oleh Dzulkarnain "di antara kedua pun­cak gunung".
Suatu saat akan hancur, ketika kiamat telah dekat. Tanda-tanda kiamat ini
menarik perhatian ilmuwan Barat clan juga Winston Churchill, PM Inggris pada
tahun 1940-an. Perha­tian para ahli arkeologi Muslim terletak pada karakter
siapa yang pas untuk Dzulkarnain dalam sejarah? Apakah Raja dari Macedonia
(tafsir Yusuf Ali dan Prof. Dr. H. Mahmud Yunus mengatakan Iskandar Dzulkarnain
dari Macedonia, sehingga mengundang kritikan ahli sejarah, karena tidak pas
), Alexander Agung, ataukah Cyrius Kaisar dari Persia? Sedangkan
perhatian Churchill, karena ramalan "perang besar yang akan terjadi" sebelum
dunia kiamat, sebagian tercatat dalam Kitab Mulia al-Qur’an
, dengan versi lain jika dibandingkan dengan Bibel. Lalu siapakah
Gog dan Magog (versi Barat), apakah kaum Kulit Kuning (Oriental),
Hindu, animis, atau Komunis Rusia? Sedangkan al-Qur’an menyebutnya bangsa Ya’juj
dan Ma’juj (al-Kahfi [181:94)? Belum diketahui pasti siapa mereka. Indikasi masa
depan, ada berbagai kemungkinan. Namun, satu hal, tampaknya para arkeolog telah
menemukan "Pintu Besi" yang dimaksud oleh al-Qur’an di Derbent, termasuk dalam
wilayah Uni Sovyet dahulu
, seperti tercantum dalam Encyclopedia Columbia, walaupun
masih diperdebatkan di kalangan sejarawan modern, siapa sebenarnya yang
membangun pintu besi tersebut, Alexander Agung ataukah Cyrius?

Encyclopedia Columbia edisi ke-6, mencatat
bahwa Derbent ditemukan pada tahun 438 oleh bangsa Persia sebagai pertahan­an
yang strategis di Pintu Besi. Benteng tersebut masih ada clan diberi nama Tembok
Kaukasia (Caucasian Wall) juga disebut Tembok Alexander. Dibangun oleh bangsa
Persia (yang menemukannya) pada abad ke-6, untuk menahan serangan
pendatang-pendatang dari daerah Utara.

 

Dengan demikian, Surat Besi ini
menunjukkan keistimewaannya dengan berbagai cara, di antaranya adalah besi
diturunkan secara intrinksik dari langit melalui meteorit pada awal terbentuknya
bumi, miliaran tahun yang lalu. Besi diketahui mempunyai kekuatan yang dahsyat:
inti besi dan nikel membentuk perisai medan magnet bumi dengan energi yang luar
biasa untuk menahan solar flares dan badai magnetik angkasa. Sedangkan
nomor surat 57 sama dengan al-jumal dari al-hadid (57). Surat ini
juga memperlihatkan karakter Fe-57, salah satu isotop besi yang stabil. Selain
itu, ditunjukkan dengan kodetifikasi nomor atom (26) dan jumlah elektron (31)
yang mengelilingi inti atom besi. Kodetifikasi surat dan ayat juga ditunjuk­kan
dengan jumlah digit nomor surat dan ayat besi (al-Hadid 57: 25), yaitu bilangan’
19. Ramalan atau prophecy: Besi atau Pintu Besi Dzulkarnain diisyaratkan
berhubungan dengan salah satu tanda datangnya kiamat - hancur secara fisik -
ketika bangsa yang dinamakan Ya’juj dan Ma’juj menimbulkan keru­sakan di
bumi.

from: Matematika & Alam semesta (kodetifkasi Bilangan prima dlm AQ)

 

MATEMATIKA
ALAM
SEMESTA
Kodetifikasi Bilangan Prima
dalam Al-Qur’an

Pasukan Elit GROBDEUTSCHLAND Awalnya Pasukan Parade

Sunday, November 19th, 2006

Divisi Grobdeutscland merupakan salah satu unit tempur AD jerman yang karena aksinya selama PD II tergolong elit. Hanya saja sering terjadi kerancuan tentang induk satuan ini, ada yg mengatakan divisi ini di bawah komando Heer Hitler bagian dari Waffen SS, padahal bukan. Sebetulnya cukal bakal Grobdeutscland sudah ada sebelum hitler tampil sebagai penguasa jerman. Pasukan yang di bentuk sebelum PD I itu bernama Wacthregimen Berlin, dan bertugas sebagai pasukan parade dan tidak untuk bertempur.

Di bawah komando hitler, Wacthregimen yang semula hanya bertugas Aopsized_1

sebagai pasukan parade di sulap menjadi pasukan tempur. Pada tahun 1939, ketika posisi hitler makin mantap dan melihat kenyataan bahwa partai nazi harus di topang oleh sayap militer yang handal, nama Wacthregimen di ubah dengan nama yang lebih garang, Infantry Regiment
Grobdeutscland.

Hitler bahkan mengangkat dirinya sebagai komandan tertinggi, Supreme Commander Grobdeutscland. Mulai saat itu para personel Grobdeutscland mendapat latihan militer setaraf German Army. Tapi dari segi identitas dan kepangkatan anggota pasukan ini menjadi pasukan elite setaraf Waffen SS itu memiliki ciri khas tersendiri.

Pasukan ini baru terlibat perang saat jerman menginfasi polandia oktober 1939. setahun berikutnya saat jerman melakukan penyerbuan ke Prancis, Personel Grobdeutscland yang memiliki kemampuan tempur dengan kendaraan lapis baja dan airborne turut memperkuat Panzergruppe Kleist yang di komandani oleh Guardian. Sedangkan pasukan payung Grobdeutscland sukses melakukan serbuan udara di Belgia. Grobdeutscland yang turut memperkuat Korps Panzer Guerdian bahkan secara gampang menggasak sejumlah kota penting Prancis. Alhasih dalam 6 minggu, seluruh Prancis dapat di taklukan.

Tahun 1942 saat jerman menginfasi Rusia, Pasukan ini di tingkatkan menjadi 1 divisi penuh dan terdiri dari 2 resimen Grobdeutscland 1 dan 2 yang di perkuat oleh 5 Batalion tempur, satu bataion altileri dan unit unit pendukung.

Kekuatan Grobdeutscland kemudian di kerahkan secara penuh dalam oprasi tempur menyerbu rusia, Operation Barbarossa. Prestasi ini langsung terbukti saat mereka berhasil meringsek ke wilayah rusia selatan sebelum musim dingin tiba.

Pada saat menyerbu rusia inilah Grobdeutscland di reorganisasi lagi
dengan menambahkan titel Grenadier. Nama regiment Grobdeutscland 1 di
ubah menjadi Grenadier Grobdeutscland Regiment. Sementara pasukan 2 nya
di ubah menjadi Fusilier Regiment Grobdeutscland. Setelah berubah nama
pamor 2 resimen itu makin menanjak lagi ketika mereka berhasil memasuki
kota Stalingrad dan terlibat pertempuran sengit selama berbulan bulan.

Juni
1943, divisi ini secara resmi di kelaskan sebagai pasukan tempur lapis
baja, 2 unit lapis baja elit (Divisi Panzer) tersebut kemudian oleh
hitler di tugaskan menyerbu kota Kursk dengan mengandalkan tank andalan
jerman, Tiger. Setelah berhasil menguasai kursk dan terlibat duel tank
massal, dua resimen itu meneruskan kampanye menyerbu kota Dniepr dan
selanjutnya melakukan gerak mundur ke arah Prussia timur serta Latvia.

November
1944, saat jerman berhasil d pukul mundur rusia, secara perlahan
melakukan gerak mundur menuju negaranya sendiri, divisi panser kemudian
kembali di reorganisasi dalam 2 nama berbeda. Panzer Korps
Grobdeutscland dan Brandenburg Division. Divisi Bradenburg kemudian
terkenal dengan aksi komandonya yang di pecah dalam unit-unit kecil,
banyak kisah tentang pasukan pasukan yang sangat loyal terhadap hitler
dan rela mati demi jerman raya itu.
Frantzphoto_2

Dua kekuatan divisi
kebanggan hitler tesebut bertempur habis-habisan meskipun mereka
menyadari, Nazi jerman sebentar lagi akan runtuh. Aksi Grobdeutscland
bahkan sempat membuyarkan sekutu ketika mereka berhasil membuat kocar
kacir pasukan AS dalam Battle of Bulge, Februari 1945. namun di akhir
perang ribuan personel Grobdeutsclan memilih menyerahkan diri pada
pasukan AS karena di anggap lebih beradab ketimbang menyerah kepada
pasukan merah rusia yang komunis. Akan tetapi pasukan AS yang tak mau
kerepotan dan menyerahkan Paratropers ini kepada tentara rusia dan
mulai saat itu mereka terpaksa menjalani hukuman kerja paksa
bertahun-tahun di Siberia.

Ciri khas seragam kebanggan pasukan
ini adalah pada setelan yang rapi menterang. Salah satu ciri utamanya
adalah nama Grobdeutsclan yang terpasang indah pada baju di lengan
kanannya.

Syurga Dan Neraka

Sunday, November 19th, 2006

Busting_into_heaven_c_rod_boothby_2005th_2
Penerangan tentang Syurga dan Neraka diseluruh Quran adalah alegori saja,
  dan Quran memberitahukan kita dimana penerangan sedemikian berlaku sebagai
  kenyataan yang bebas, bukanlah berkenaan subjek keseluruhannya. Lihat 2:24-26,
  13:35, dan 47:15. Perkataan ‘Mathal" (alegori) digunakan diayat ini. Linguistik,
  perkataan "Mathal" diayat ini boleh dikeluarkan, dan kita masih juga mempunyai
  ayat sempurna. Tetapi ianya berada disitu oleh kerana penerangan yang diberikan
  terhadap Syurga dan Neraka itu adalah alegori.
 

 

  Bagaimana keadaan Syurga dan Neraka yang sebenar tidaklah dapat dibayangkan
  luasannya dari kefahaman kita. Lantaran itu diperlukan alegori.
 

 

  Bagaimana seorang dapat menggambarkan sebagai contoh, rasanya chocolate kepada
  seorang yang tidak pernah merasai chocolate? Alegori mestilah digunakan.
  Seorang terpaksa merasai chocolate yang sebenar demi untuk mengetahui rasanya.
  Bagaimanapun cara alegori kita gunakan untuk rasanya chocolate tidak akan
  dapat kita gambarkan dengan tepat sekali melainkan sama sama memakannya.
 

 

  Syurga telah pun wujud, sejak Adam dan Hawa ditempatkan semasa keta’atan
  mereka (2:35). Kami pelajari dari surah 55 bahwasanya ada dua "Syurga syurga
  Tinggi" - satu untuk manusia yang lagi satu adalah untuk para jin.

 

 

  Neraka belum lagi diciptakan. Ianya akan dicipta pada Hari Pengadilan kelak
  (69:17 & 89:23)

Peta-peta Piri Rais Yang Mengagumkan.

Sunday, November 19th, 2006

Piri_rais_map_1
Ilmu pengetahuan jaman kuno memasuki semua daerah di dunia; akhli-akhli tertentu menyatakan dengan tegas, bahwa nenek moyang kita mempunyai pengetahuan yang mendalam tentang alam semesta dan benar-benar menguasai batas-batas daratan dari bumi kita. Setelah diketemukannya peta-peta seorang laksamana Turki, yang bernama Piri Rais, maka para sarjana mulai mempunyai gambaran tentang luasnya ilmu pengetahuan pada jaman kuno. Apakah yang menyebabkan peta-peta itu bernilai demikian tinggi? Piri Rais menggambar peta itu dalam abad ke 16 berdasarkan 200 buah peta dari sebuah atlas kuno, yang disebut “Bahriye” atau “Buku mengenai Lautan”. Dua buah peta Piri Rais, masing-masing dari tahun 1513 dan 1528, disimpan di Museum Nasional Turki.
Apa yang mengherankan mengenai peta-peta itu adalah, bahwa mereka menunjukkan adanya pengetahuan geografis yang terperinci, yang tidak ada pada jaman sebelum abad ke 19! Peta, yang berasal dari tahun 1513, menggambarkan pantai Perancis dan Spanyol, sebagian dari Amerika Selatan, Laut Atlantik dan bagian Barat dari Afrika. Peta tahun 1528 menunjukkan gambar Gronland, Labrador, sebagian dari Kanada, New foundland dan sebagian dari pantai Amerika Utara.
Pada waktu itu bagaimanakah luas pengetahuan kita tentang ilmu bumi? Para penyelidik Dunia Baru, Christopher Columbus, Vespucci dan Magellan, telah menemukan kepulauan Bahama, Porto Rico dan Haiti dari tahun 1492 sampai tahun 1498, pantai Brasilia dalam tahun 1501, dan Laut Pasifik dalam tahun 1519. Walaupun demikian, namun Meksiko, yang baru diketemukan dalam tahun 1520, dan
Peru, yang baru diketemukan dalam tahun 1531, sudah terdapat pada peta tahun 1513, yang dibuat oleh Laksamana Turki itu! Antarktika atau Kutub-Selatan, yang baru diselidiki dan dipelajari dalam abad ke 19, dan yang kini masih tetap menjadi obyek penyelidikan, SUDAH tergambar pada peta tahun 1528 buatan Piri Rais!

Apakah Christopher Columbus Telah Menggunakan Peta-peta Piri Rais?

Piristamp
Siapakah yang merencanakan peta-peta Piri Rais? Jawabannya mungkin dapat diketemukan dalam ulasan, yang ditulis oleh Laksamana Turki itu, mengenai atlas “Bahriye”. Dalam suatu pertempuran di laut melawan Spanyol dalam tahun 1501, Rais telah menangkap seorang pelaut Spanyol, yang membawa peta-peta yang jarang terdapat. Ketika ditanyai, si pelaut itu menjelaskan, bahwa dokumen-dokumen itu digunakan oleh Columbus pada waktu dia menemukan Amerika, dan bahwa dokumen itu berasal dari “sebuah buku dari jaman Alexander Yang Agung”. Setelah membaca buku itu, Christopher Columbus berangkat, dan menemukan kepulauan Antillen dengan menggunakan kapal-kapal beserta awak kapalnya, yang telah dia peroleh dari Pemerintah Spanyol. Riwayat itu, yang pada umumnya sesuai dengan laporan-laporan resmi tentang adanya seorang pelaut Spanyol bernama Alonso Sanchez de Huelva, yang memberi keterangan kepada Columbus mengenai benua Amerika, yang telah dia ketemukan sendiri sebelum Columbus telah diakui sendiri kebenarannya oleh Laksamana Piri Rais sebagai berikut: “Untuk merencanakan peta ini, saya telah menggunakan sebagai bahan kira-kira sejumlah 20 buah peta kuno dan 8 buah ‘Mappa Mundis’, atau dalam bahasa Arabnya ‘Jaferiye’, yang dibuat dalam jamannya Alexander Yang Agung, dan yang menggambarkan seluruh daratan bumi yang berpenghuni” Dengan demikian, maka peta-peta itu sebenarnya berasal dari jaman pra-sejarah, dan merupakan petunjuk bagi perhubungan-laut antar benua, yang tentunya telah mencapai tingkat perkembangan yang jauh lebih tinggi daripada dugaan umum. Karenanya, maka atlas “Bahriye”, yang telah digunakan oleh Piri Rais sebagai bahan dasar bagi pembuatan petanya, sebenarnya hanyalah merupakan turunan dari peta-peta yang jauh lebih kuno lagi. Bagaimanakah dapat terjadi, bahwa manusia telah membuat peta-peta seperti itu, pada jaman ribuan tahun yang lalu? Seorang akhli membuat peta bangsa Amerika, yang bernama Arlington Mallery, telah membuat suatu kesimpulan, yang mengejutkan, sebagai berikut: “Peta-peta ini tidak akan mungkin dibuat dengan ketepatan yang demikian cermat, tanpa adanya tuntutan hasil pengintaian dari udara! “.

The Black Shirt Waffen-SS

Thursday, November 16th, 2006

Pasukan SA (nama ringkas
bagi Sturm Abteilung) atau juga dikenali sebagai SS (dalam bahasa
Inggeris "Storm Section") dan beberapa nama lain seperti stormtroopers
atau brownshirts, telah ditubuhkan oleh Adolf Hitler pada 1921. Pada
mulanya SA berperanan sebagai pasukan peribadi bagi beliau. Biasanya SA
akan diarahkan untuk menganggu mesyuarat partai-partai pembangkang
dengan cara keganasan serta melindungi Hitler dari serangan balasan.

Waffenss_3

Sejarah Awal

Kaptan
Ernst Roehm dari Tentera Bavaria memainkan tugas yang penting merekrut
ahli-ahli yang baru dan merupakan pemimpin SA yang pertama.

Kebanyakan
daripada mereka adalah bekas ahli Freikorps (sayap kanan tentera
peribadi yang berkembang selepas Perang Dunia I) dan mereka
berpengalaman luas dalam menundukkan saingan dengan cara keganasan.

Apabila
Roehm meninggalkan Jerman untuk bekerja di Bolivia pada 1925,
jawatannya telah diambil oleh Heinrich Himmler. Namun demikian, pada
1931 Hitler memanggil balik Roehm ke Jerman untuk mengetuai SA semula.
Keputusan Hitler amatlah tepat kerana dalam jangkamasa setahun, Roehm
berjaya menambahkan ahli SA dari 70,000 ke 170,000 orang. Pada 1934,
keahlian SA telah mencapai angka 4,500,000 orang.

Pasukan
SA memakai jaket kelabu, pakaian berwarna cokelat (baju khaki yang pada
asalnya untuk tentera di Afrika tetapi dibeli secara pukal dari Tentera
Jerman oleh Partai Nazi), jalur tangan swastika, topi "ski-caps",
knee-breeches, stokin bulu tebal dan but perang combat boots.

Pasukan
SS (Schutzstaffel) adalah pasukan elit Nazi Jerman yang paling
dibanggakan Adolf Hitler karena pada Perang Dunia II pasukan ini
terkenal dengan kekejamannya.

Adolf
Hitler mendirikan Schutzstaffel (SS) pada April 1925, sebagai kelompok
pengawal pribadi. Dengan berlalunya waktu, gerombolan kecil pengawal
ini berkembang dari 300 anggota pada 1925 menjadi 50.000 pada 1933 saat
Hitler memegang kekuasaan. Orang yang bertanggung jawab atas
perkembangan ini ialah Heinrich Himmler, yang memimpin SS dari 1929
sampai kehancurannya pada 1945. Antara 1934 dan 1936, SS mendapat
pengawasan dari angkatan polisi Jerman dan mengembangkan
pertanggungjawaban mereka. Karena pertanggungjawaban baru ini, SS
terbagi ke dalam 2 sub-unit: Allgemeine-SS (SS Umum), dan Waffen-SS (SS
Bersenjata). Digabung, 2 kelompok ini terdiri lebih dari 250.000
anggota dari 1939.

SS
Umum menghadapi persoalan polisi lokal dan dengan "persoalan rasial."
Penyusun utama SS Umum ialah Reichssicherheitshauptamt ("RSHA," Kantor
Pusat Keamanan dalam bahasa Jerman). RSHA sendiri terbagi ke dalam 4
subkelompok, termasuk yang banyak dikenal sebagai Gestapo, dipimpin
oleh Heinrich Müller. RSHA juga menghadapi mata-mata asing dan
kontraintelijen.

SS
Bersenjata terdiri dari 3 kelompok utama. Yang pertama ialah
Leibstandarte, pengawal pribadi Hitler. Yang kedua ialah
Totenkopfverbände (Death’s-Head Battalions), yang mengepalai kematian
dan kamp konsentrasi. Kelompok ketiga ialah Verfügungstruppen (Pasukan
Penempatan), unit penempur elit yang dikenal karena siasat tempur
hebatnya, yang digabungkan dengan pasukan reguler Jerman. Agar memiliki
sifat benci dalam tugas mereka, para anggota SS dididik selama beberapa
tahun dalam kebencian rasial, dianjurkan membekukan hati mereka pada
penderitaan manusia.

Tak
seperti SA ("Sturmabteilung," bahasa Jerman untuk Divisi Penyerangan,
juga dikenal sebagai "Kemeja Coklat"), yang dianggap sebagai kelompok
kemiliteran terpisah yang bekerja untuk kebaikan Jerman, SS di bawah
pengawasan total Hitler. Secara mudah dapat dikenal dengan lencana "S"
berbentuk halilintar pada seragam hitam mereka, mereka segera menjadi
terkenal sebagai yang paling sejati dari seluruh orang Jerman. Untuk
memfasilitasinya, Himmler meminta bahwa masing-masing opsir membuktikan
sejarah rasial dari keluarganya yang diurut balik sampai tahun 1700.
Sambil SS berkembang dan menjadi lebih kompleks, menjadi dewasa ke
dalam tulang belakang rezim Nazi.

Pada
mulanya, Para anggotanya terdiri atas para pemuda pilihan yang memiliki
fisik kuat dan telah teruji kemurnian ras Arya mereka.

Unit ini terbentuk dari tiga bagian SS, yaitu :

* Leibstandarte (pasukan pengawal pribadi Hitler);

* SSVT (SS-Verfuegungstruppe, atau pasukan khusus SS);

* dan SSVT. Divisi SS Totenkopf
dibentuk dari anggota SS Totenkopfverbaende (Formasi Maut SS), yaitu unit SS yang bertugas menjaga kamp-kamp konsenstrasi. Komandan pertamanya adalah Theodor Eicke, kepala inspektorat kamp konsentrasi. Medan
tempur pertama mereka adalah Eropa Barat pada tahun 1940, namun
kemudian mereka menghabiskan masa peperangan terutama di Front Timur.
Mereka menyerah kepada Tentara Merah di Praha pada bulan Mei 1945
setelah Jerman menandatangani penyerahan.
Divisi Totenkopf
merupakan salah satu unit Waffen-SS yang terbaik. Akan tetapi, mereka
pun merupakan salah satu formasi Waffen-SS yang memiliki nama buruk.
Salah satu alasannya tidak terlepas oleh fakta keterkaitannya dengan
kamp konsentrasi. Namun di medan laga pun mereka memperlihatkan
kekejamannya, di mana sebuah kompi Totenkopf membunuh puluhan tawanan
Inggris di Wormhoudt pada tahun 1940. Atas kejahatan tersebut, komandan
kompi itu kemudian dihukum gantung setelah perang.

Lahvictoryring11

Ketiganya,
beserta sebuah unit kepolisian yang dimiliterisasikan, digabungkan di
bawah bendera Waffen-SS pada bulan Desember 1940.

Selama
Perang Dunia II, kekuatan Waffen-SS membengkak menjadi kira-kira 40
divisi. Akan tetapi tidak semuanya beranggotakan orang Jerman. Ketika
jumlah korban semakin meningkat, Waffen-SS menerima para sukarelawan
asing untuk bertempur di bawah panjinya. Dimulai dari orang-orang Eropa
Barat yang dianggap berkerabat dengan orang Jerman (Skandinavia,
Belgia, Perancis, dan Belanda), barisan bersenjata SS ini kemudian
dibanjiri oleh para sukarelawan Ukraina, Rusia, Kosak, Baltik, kaum
Muslim Balkan, Soviet serta India

Di
medan perang, Waffen-SS, terutama divisi-divisi panzernya, sangat
disegani oleh lawan maupun kawan. Akan tetapi kebanyakan unit lainnya,
terutama yang berasal dari sukarelawan Balkan dan Uni Soviet kebanyakan
tidak terpercaya.

Setelah
perang, unit ini dihukum oleh Pengadilan Nuremberg sebagai sebuah
organisasi kriminal. Hal ini bukan hanya dikarenakan keterkaitannya
dengan kamp-kamp konsentrasi dan unit-unit pembunuh mobil SS namun juga
karena tindakan kekejaman terhadap penduduk sipil maupun tawanan perang
yang dilakukan sejumlah unit tempurnya.

AI-Qur’an adalah Kebijakan Abadi

Thursday, November 16th, 2006

Setiap ayat, bahkan jumlah
ayat atau kata, dan nama surat
merupakan kebijakan abadi.
Ia mempunyai beberapa lapisan pengertian, sesuai dengan tingkat ilmu pengetahuan
manusia yang membacanya.

Kita lihat, misalnya, salah
satu ayat dari Surat ar-Rahman, yang membahas tentang
air;

"Dia membiarkan
kedua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas
yang tidak dilampaui oleh masing-masing".
(ar-Rahman [55]:
19-20)

Tb_milford_sound_2

 

Sedikit penafsir yang
mengartikan ini adalah tanah genting yang tidak terlihat. Penafsir lainnya
menyebutkan bahwa air tawar di sungai dan air asin di lautan bertemu namun tidak
saling melampaui karena perbedaan kepekatannya. Sampai di sini terjemahan belum
bermasalah. Keterangan lebih lanjut:

Fenomena menarik adalah apa yang
diungkapkan oleh seorang ilmuwan Prancis Jacques Yves Cousteau yang meneliti
berbagai lautan di dekat Selat Jibraltar,1
ditemukan bahwa pertemuan antara air dari Laut Mediteranian (Laut Tengah) dengan
air dari Lautan Atlantik tidak bercampur, walaupun keduanya air asin. Salinitas
yang berbeda menghasilkan "dam
" yang tidak terlihat. Air
Laut Tengah dengan salinitas di atas 36,5% dan temperatur sekitar
11
,5 derajat Celsius, terisolasi di kedalaman 900 sampai
1100 meter. Sedangkan air yang berasal dari Lautan Atlantik mempunyai salinitas
di bawah 35%, membungkus air Laut Tengah dengan temperatur di bawah 10 derajat
Celsius.

Berikutnya adalah fenomena
menarik tentang pembentuk­an mutiara.

"Dari keduanya keluar mutiara dan marjan" (ar-Rahman
55
 : 22)

Para penerjemah dua puluh
tahun yang lalu, dengan satu atau dua pengecualian, menerjemahkan "marjan"
dengan "batu koral". Padahal mayoritas ahli tafsir mengartikan dengan
marjan, yang mengandung mutiara kecil yang lebih berkilau. Tetapi ahli
tafsir modern, misalnya Sayyid Quthb, berbicara tentang "batu koral". Disadari
bahwa banyak ahli tafsir yang menghadapi persoalan dengan ayat ini. Menurut
pengetahuan mereka pada waktu itu, mutiara hanya datang dari air laut. Padahal
ayat ini barangkali menjelaskan bahwa mutiara bisa terbentuk baik di dalam air
laut maupun air tawar. Bagaimana bisa? Abu Ubaidah, seorang penulis terdahulu,
sangat yakin bahwa mutiara hanya datang dari air laut, sehingga ia mencoba
berkelit untuk menafsirkan ayat tersebut dengan sesuatu yang lain. Maka ia
menulis, "Mutiara hanya datang dari salah sa­tu nya".

Tetapi kini telah diketahui
bahwa mutiara bisa terbentuk di dalam air tawar. Encyclopedia Britannica,
Micropaedia 1977
, menulis bahwa di sungai-sungai rimba Bavaria (Eropa)
mutiara .libudidayakan. Bahkan budidaya mutiara air tawar di Cina t
elah dikenal sejak sebelum tahun 1000 SM.

Dengan demikian, pernyataan
al-Qur’an dalam surat ini
sesuai dengan arti harfiahnya, tanpa memerlukan penafsiran yang
dipaksakan.

The Flying Dutchman

Thursday, November 16th, 2006

Menurut cerita dongeng, The Flying Dutchman adalah kapal
hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi
"tujuh lautan" selamanya. Flying Dutchman selalu terlihat dari jauh,
kadang-kadang disinari dengan cahaya hantu.Untitled1_3


 
               
Terdapat banyak kisah-kisah aneh berkaitan dunia perlayaran di Barat, dan antara
yang paling masyhur adalah mengenai /The Flying Dutchman/. Terdapat beberapa
versi kisah misteri ini, tetapi kesemuanya memiliki bebrapa ciri yang serupa.
Kononnya sebuah kapal layar Belanda pada abad ke-17 telah hilang dalam
perjalanan dari Amsterdam di negara Belanda ke Batavia (Jakarta pada hari ini)
di Pulau Jawa, Indonesia. Semasa berada di perairan Tanjung Harapan (Cape of
Good Hope) di Afrika Selatan, kapal itu dilanda ribut. Adalah mustahil kapal
tersebut dapat mengatasi keadaan cuaca yang sebegitu buruk, tetapi kapten kapal
itu, seorang yang berani dan berpengalaman tetapi angkuh dan tamak, masih ingin
meneruskan perlayaran. Bahkan dia telah berpekik ke arah langit dengan
menyumpah-nyumpah, menegaskan betapa dia akan menentang takdir Tuhan sekalipun
untuk meneruskan perlayarannya. Disebabkan keangkuhannya itu dia dan kapalnya telah disumpah untuk melayari
lautan dunia ini buat selama-lamanya tanpa dapat berlabuh. Nasib malang akan
menimpa sesiapa jua yang bertembung dengannya. Maka muncullah "/The Flying
Dutchman/". Kapten yang bermulut lantang dan anak buahnya yang disumpah itu
terus berlayar di dalam sebuah kapal hantu.

Berdasarkan dari beberapa sumber, Kapten Belanda pada abad ke 17 Bernard Fokke adalah contoh dari kapten kapal hantu tersebut. Fokke mendapatkan kemasyhuran atas perjalan dari Belanda ke Jawa dengan kecepatan yang luar biasa dan dicurigai mempunyai ikatan dengan Iblis untuk meningkatkan kecepatannya. Berdasarkan dari beberapa sumber, kapten tersebut dipanggil dengan Falkenburg didalam cerita versi Belanda. Dia dipanggil dengan "Van der Decken" (artinya off the deck|Diatas Geladak) dalam versi Marryat’s dan "Ramhout van Dam" dalam versi Irving’s. Sumber tidak setuju bahwa "Flying Dutchman" adalah nama dari kapal atau nama panggilan untuk sang kapten.

Menurut banyak versi, sang kapten berjanji bahwa dia tidak akan mundur
pada saat badai, tapi akan melanjutkan usahanya untuk mencari Cape of Good Hope
walaupun sampai hari kiamat. Menurut beberapa versi, kejahatan yang
mengerikan telah terjadi, atau awak kapalnya telah tertular oleh wabah
penyakit pes dan tidak diijinkan untuk berlabuh di seluruh
pelabuhan. Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar,
tidak pernah kedarat. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729.Untitled1jpg2_1

Pada 11 Julai 1881, seorang kelasi berusia 16 tahun di atas kapal /HMS
Inconstant/ yang berlayar di perairan timur Australia telah mencatatkan di dalam
buku log kapal tersebut apa yang disaksikan olehnya dan beberapa orang anak
kapal lain. Mereka dikatakan ternampak sebuah kapal aneh yang bersinar dengan
cahaya kemerahan, tiang-tiang layarnya jelas kelihatan. Mereka meyakini bahawa
kapal itu adalah /The Flying Dutchman/. Cerita ini boleh dibuang ke tepi sebagai
karut semata-mata jika bukan kerana identiti kelasi muda yang membuat catatan
itu; beliau adalah Putera George yang bakal menaiki takhta Britain sebagai Raja
George V.

The Flying Dutchman membawa malang. Februari 1857, krew di atas sebuah kapal
bernama / Joseph Somers/ telah melihat /The Flying Dutchman/ tidak jauh dari
pulau Tristan da Cunha di Lautan Atlantik. Tidak lama selepas itu, kapal
tersebut telah terbakar secara tiba-tiba dan membunuh ramai orang di atas kapal
tersebut, seolah-olah menepati sumpahan /The Flying Dutchman/ yang membawa
malang kepada sesiapa pun yang bertemu dengannya.

The Flying Dutchman/ turut telah dilihat dari atas daratan. Pada tahun 1939,
seramai lebih 60 orang yang sedang berkelah di False Bay berdekatan Tanjung
Harapan telah melihat sebuah kapal yang nampak seperti kapal-kapal abad ke-17
berlayar perlahan-lahan merentasi laut walaupun tiada angin bertiup pada ketika
itu. Kapal aneh tersebut tiba-tiba lenyap dari perhatian. Dan pada tahun 1942,
empat orang sekeluarga telah menyaksikan / The Flying Dutchman/ di Cape Town
semasa ia berlayar menuju ke Table Bay, selama 15 minit lamanya. Kapal tersebut
bergemerlapan dengan satu cahaya aneh semasa ia berlayar. Kisah misteri /The
Flying Dutchman/ sangat sukar dicungkil, sama ada ia benar-benar suatu fenomena
aneh yang berlaku di dunia kita ini mahupun cuma setakat khayalan.Concept_dutchman3

Terneuzen (Belanda) disebut sebagai rumah sang legenda Flying Dutchman,
Van der Decken, seorang kapten yang mengutuk Tuhan dan telah dihukum
untuk mengarungi lautan selamanya, telah diceritakan dalam novel karya
Frederick Marryat - The Phantom Ship dan Richard Wagner opera.

lemurian atlantis Benua yang hilang

Wednesday, November 15th, 2006

0976955008thumb
Atlantis itu
kebudayaan setelah lemuria/mu yang juga sama sama di sekitar indonesia
sekarang. Pernah pada denger cerita pewayangan kan? Bharata yuda, Maha Bharata
atau Ramayana yang sangat di dikenal oleh bangsa kita atau bangsa India, bahkan
merupakan cerita suci yang ada di kitab-kitab ajaran hindu…..
Lalu apa hubungannya?
Istilah Atlantis itu pertama kali ditulis dalam sebuah dialogue karya Plato
yang berjudul Timateus and Critias sekitar tahun 370 SM, disana dikatakan ada
negeri subur, makmur, teknologi maju bla..bla…bla.. yang harus hancur karena
kesalahan para penduduknya sehingga sang dewa menjadi murka hingga tenggelam
dan musnah….. Plato sendiri mendapat kisah ini dari penduduk Mesir, dan orang
di Mesir menyebutnya Keftiu

Atlantis itu artinya : Tanahnya Atlas - Negeri 2 Pilar/Tiang yang bisa
diartikan sebagai negeri dengan pegunungan2. Atlantis dikenal sangat subur,
makmur, bertekno tinggi, dengan kota berbentuk lingkaran/cincin yang tersusun
daratan dan perairan secara berurutan, negeri ini disusun berdasarkan
perhitungan matematika yang tepat dan efisien sehingga tertata dengan rapi
dengan sebuah istana megah tepat di pusat kota sebagai pusat pemerintahan.
Sebebarnya penduduk Atlantis terbagi dua, yang satu adalah turunan bangsa
Lemuria yang merupakan "titisan" dari planet Pleiades di rasi Taurus
yang berkulit putih, tinggi, bermata biru dan berambut pirangan, yang merupakan
nenek moyang suku bangsa arya, sedang satunya lagi berkulit coklat/hitam,
relatif pendek, bermata coklat, berambut hitamFig1

Seperti halnya yang diceritakan oleh Plato, Atlantis/negeri surga itu akhirnya
hancur….. Kenapa? Atlantis itu menurut bahasa sansekerta artinya kurang lebih
Hastinapura…. dan berada di wilayah yang sekarang namanya Indonesia, tepatnya
disekitar wilayah Hypereia/ Delos/ Erythia/ Phoenicia/ Ortygia/ atau lebih
dikenal Suma Terra/ Sumatra (Swarnabumi). Kehancuran Atlantis dikarenakan
adanya konflik intern dalam keluarga kerajaan/penguasa. Negeri yang dikenal
sangat damai menjadi luluh-lantah dikarenakan perang super modern dengan
teknologi tinggi (nuklir) dan bahkan menggunakan bantuan senjata dari teknologi
bangsa pleiades yang pada saat itu dianggap sebagai dewa2. Dua kubu yaitu
Pandawa dan Kurawa yang sesungguhnya adalah saudara saling berperang…. Pesawat
tempur, kendaraan tempur (di istilahkan Kereta Kencana), paju perang terbang
(seperti milik gatotgaca), rudal balistik (panah Arjuna), laser beam, nuklir
dan senjata modern lainnya menghancurkan seluruh negeri Atlantis…..

Lalu? Peristiwa besar terjadi….. terjadi letusan besar dari 2 gunung berapi
(pilar) yang mengapit, yaitu Krakatoa dan Toba…. saking dashatnya seluruh
bumi berguncang hebat sehingga menimbulkan tsunami yang akhirnya menenggelamkan
sebagian besar Atlantis ke dasar lautan…. sekedar info gunung krakatoa dan
toba adalah gunung prasejarah yang berukuran sanggat besar, gunung krakatoa
sekarang dan danau toba adalah kaldera raksasa yang tercipta akibat letusan
tersebut….. Lalu apa mereka semua mati….? Tidak… penduduk atlantis yang
selamat sebagian besar lari ke arah barat dan sebagian kecil ke arah timur.
Yang kearah barat menuju India melalui Alengka (Srilanka) dan menjadi ras arya
dan yang ke timur kemudian menjadi bangsa oceania, dan indian. Masing2 mereka
menyimpan semua peristiwa yang terjadi dan menuturkan secara turun-temurun
kepada anak-cucu agar segala yang terjadi tidak terulang lagi dimasa yang akan
datang. Sejak saat itulah "alien" yang dianggap dewa2 pun memutuskan
untuk tidak terlalu ikut campur dalam perkembangan manusia, sekarang
"mereka" hanya mengamati dan sesekali datang mengunjungi kita
(manusia sekarang).
Sekedar Info: Orang Indonesia sekarang bukan orang keturunan Atlantis atau Mu
melainkan suku mongolid yang berasal dari cina selatan melalui malaka dan suku negroid
austro yang merasal dari austalia yang akhirnya tinggal di wilayah bekas
reruntuhan atlantis.Fig2

Mengapa Quran Di-Turun Bahasa Arab

Wednesday, November 15th, 2006

    Kita pelajari dari ayat 41:44 hanya orang orang percaya yang jujur saja dapat
    memahami Quran, biar apa pun tutur bahasa ibunda mereka. Orang orang yang
    ingkar, sebaliknya, tidak dibenarkan dari memahami Quran, walaupun mereka
    itu ahli profesor yang berbahasa Arab (17:45, 18:57, 41:44 & 56:79) sekali
    pun.
Untitled1_1
   

 

    Bahasa Arab adalah bahasa yang paling eficien sekali didalam dunia, terutama
    sekali apabila ianya menggunakan kenyataan yang tegas berkenaan undang undang.
    Sejak Quran dijadikan sebagai Buku Pengundangan, amatlah penting sekali undang
    undang yang sedemikian dicatetkan dengan terang. Allah telah memilih bahasa
    Arab untuk KitabNya yang Terakhir dengan sebab yang nyata kerana bahasanya
    amat sesuai bagi tujuan itu. Bahasa Arab sangatlah unik didalam eficiensinya
    dan tepat. Sebagai contoh, perkataan "they" (mereka) didalam bahasa English
    tidak memberitahukan kita jika "they" (mereka) itu adalah lelaki ataupun
    perempuan. Didalam bahasa Arab perkataan "they" (mereka) bagi lelaki, "HUM,"
    dan perkataan "they" (mereka) untuk perempuan, "HUNNA" dan bagi "they" (mereka)
    untuk dua lelaki, "HUMAA," dan perkataan, "they" (mereka) bagi dua perempuan,
    "HAATAAN." Bentuk perkataan ini tidak kedapatan disebarang bahasa didunia.
    Aku menjadi tertarik dengan eficiensi bahasa Arab ini setelah aku membuat
    terjemahan, contohnya diayat 2:228. Ayat ini menyuruh wanita yang bercerai
    supaya merelakan keinginannya kepada suami yang telah bercerai denganya,
    jika dia mendapati yang dia telah mengandung, dan keinginan suami untuk berbalik
    semula mendapat tempat - demi kepentingan bayi. Kecekapan bahasa Arab sangatlah
    tepat dalam menyatakan undang undang yang sedemikian. Bahasa selain dari
    Arab tidak akan dapat mengutarakan penjelasan yang terang dalam menerangkan
    keadaan sebegitu, sebagaimana yang terdapat diayat 2:228.
   

 

    Perkataan "Qaalataa" diayat 28:23, sebagai contoh, diterjemahkan menjadi
    kepada empat perkataan English: " the two women said, (kedua dua wanita
    berkata)." Demikian itulah eficiensi bahasa Arab.
   

 

    Sebab sebab yang lain didalam pemilihan bahasa Arab adalah perkataan "He"
    (Dia) dan "She" (Dia) tidak sepatutnya membayangkan tentang gander.
   

    Lantas, apabila Allah menggunakan "He (Dia) ini tidak sekali sekali menunjukkan
    tentang gander. Maha Suci Allah; Dia tidaklah lelaki, dan bukan juga perempuan.
    Kegunaan perkataan "He"yang digunakan sebagai Allah didalam bahasa English,
    sebagai contoh, telah membayangkan Allah yang palsu. Ini tidak juga dapat
    menolong menukarkan sebutan yang digunakan sebagai "Father" apabila ditujukan
    kepada Allah. Kamu tidak akan terjumpa penggunaan bahasa yang sedemikian
    didalam Quran.