Archive for February, 2007

Messerschmitt : Legendanya Luftwaffe

Wednesday, February 14th, 2007

Nama Messershcmitt adalah legenda. Utamanya buat Luftwaffe (AU Nazi Jerman), Negara Jerman

sendiri, bahkan untuk dunia sekalipun. Ibarat pahatan emas namanya tak lekang karena waktu. Kiprahnya di ajang pertempuran udara adalah momok bagi pemburu lain maupun pesawat-pesawat pembom hingga akhir PD II.

Messerschmitt_me109_g14

Di hari-hari pertama The Battle of Brittain (1940) ia adalah lawan tangguh yang sulit dirontokkan bagi Hawker Hurricane dan Supermarine Spitfire RAF. Inggris benar-benar kewalahan menghadapinya. Kecepatan terbang Bf 109 tinggi sekali. Pemburu itu sangat liar dan ulet. Belum lagi hamburan peluru dari dua senapan mesin MG 17 kaliber 7,9 mm dan dua kanon MG FF/M di dua pod sayapnya, sangat deras dan sulit dibendung.

Hurricane memang punya delapan senapan mesin di sayap jumlah yang lebih besar. Tapi pada saat itu pilot-pilot Luftwaffe telah mengantongi pengalaman di perang saudara Spanyol, invasi ke Polandia dan perang di Perancis. Meski harus pula diakui Luftwaffe, menggempur Inggris bukanlah perkara mudah. Karena serdadu udara Swastika harus menyeberangi selat Inggris yang lebar untuk mencapai lokasi sasaran.

Itu pula sebabnya kondisi geografis Britania akhirnya menguntungkan RAF di akhir pertempuran. Pilot-pilot Messerschmitt banyak yang terperangkap saat kehabisan bahan bakar atau terhunus semua pelurunya lalu tercebur di selat sebelum sampai kembali ke Pangkalannya. Lain dengan pilot-pilot RAF yang bisa ‘loncat’ menyelamatkan diri pada saat kritis dan terjun di daratannya.

Bayerische Flugzeugwerke
The man behind the machine, Wilhelm "Willy" Emil Messerschmitt, mungkin tak pernah bermimpi bila kelak di kemudian hari ia akan menjadi orang besar setelah membuat penempur legendaris yang terkenal di seluruh dunia khususnya dalam era PD II. Anak pedagang anggur yang lahir di tanah merah Frankfurt-am-Main pada 26 Juni 1898 itu tumbuh sebagai anak biasa saja layaknya anak-anak pedagang anggur lainnya.

Yang membedakannya, karena Emil remaja sudah punya rasa ketertarikan yang tinggi untuk mendalami ilmu tentang pesawat. Hingga tiga tahun setelah kelulusannya dari Munich Institute of Technology dengan mengantongi ijazah Dipl.Ing (1923), Willy kemudian bergabung dengan Bayerische Flugzeugwerke di Augsburg sebagai kepala desainer merangkap enjinir. Kepiawaiannya dalam merancang pesawat, dibuktikan Willy dua tahun sebelum prosesi wisuda. Ketika ia membuat pesawat tak bermesin, glider.

Bmesserschmitt

Pada awal kariernya, Willy memang lebih tertarik pada glider dan pesawat amfibi. Empat belas tahun sebelum merancang pemburu monumentalnya Bf 109, pun ia lebih banyak berkutat dalam perancangan pesawat sipil. Lebih-lebih iklim pada saat itu memang masih terikat panas oleh perjanjian Versailles (Treaty of Versailles) usai PD I pada 1919 yang merestriksi pembangunan pesawat-pesawat perang.

Diluar Bayerische Flugzeugwerke, Willy sebenarnya membangun industri sendiri. Namanya Messerschmitt Flugzeugbau. Di perusahaannya ia menjual rancangan-rancangan pesawat sipil empat hingga sepuluh penumpang. Dan atas prakarsa pemerintah akhirnya kedua perusahaan itu dilebur menjadi Bayerische Flugzegwerke Allgemeine Gesselschaft (BFW) bermarkas di Augsburg-Haunsletten. Pesawat sipil rancangan Willy pun diproduksi dengan kode M.18, M.20, M.24 dan M.28.

Hingga musim semi 1934 pun BFW masih mengeluarkan pesawat sipil, Yakni M.37. Prototipe yang kemudian menjadi Bf 108 Taifun ("Typhoon"). Pesawat transpor ringan empat penumpang ini dilombakan dalam international tourist aircraf competition. Rancangan Willy kali ini memang bisa disebut gagal karena tidak banyak dipesan. Tapi banyak orang mengagumi desain cantilever sayap rendah dan roda lipatnya yang impresif.

Dan, semua berubah. Ketika pada tahun yang sama terdengar kabar yang berhembus dari Reichsluftfahrtministerium (RLM Kementrian Udara). Isinya; Adolf Hitler akan segera membangun kesatuan udara Nazi Jerman! Dan ia menginginkan sebuah pemburu ringan yang dapat diandalkan sebagai kekuatan utama.

Surat Herman Goring
Saat Hitler benar-benar mengumandangkan pembentukan Luftwaffe 1 Maret 1935, perjanjian Versailes perlahan mulai luntur. Terlebih ketika ia berpidato lagi di hari keenambelas pada bulan yang sama: "Jerman harus dipersenjatai!" ungkapnya. Seketika industri militer pun tumbuh lagi, menggulingkan pengembangan pesawat sipil yang sudah mulai menemukan platform-nya. Bahkan dapat dikatakan kebangkitan Jerman dalam dalam menorkan pesawat perang pada era ini adalah yang tercepat dan tersubur dibanding negara-negara lain.

Ketika nominasi industri pesawat yang boleh ikut berkompetisi untuk membuat pesawat yang diinginkan Hitler akan diputuskan, hampir saja BFW tidak disertakan oleh kementerian udara. Seorang pejabat di kementerian, Erhard Milch, yang memendam sentimen pribadi kepada Willy menilai BFW tidak bakal becus membuat penempur. Tapi Herman Goring yang memegang jabatan tertinggi sebagai menteri udara mengirim surat khusus kepada Willy untuk segera menyiapkan rancangannya dan ikut berlomba.

Hasilnya luar biasa. Musim gugur 1936, Bf 109 rancangan Willy dinyatakan menang menyisihkan Heinkel He 112, Arado Ar 80, dan Focke-Wulf dengan Fw 159. Dan Willy membuat Bf 109 dari desain Bf 108 yang kurang dilirik pembeli itu.

Namun, belum lagi Bf 109 menghela nafas setelah masuk jajaran luftwaffe, Juli 1936 Spanyol dilanda perang saudara. Kubu AD sayap kanan (Nasionalis Konservatif) pimpinan Jenderal Francisco Franco y Bahamonde melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan Republik yang dianggap korup dan tidak efektif. Jerman menyokong Bahamonde yang sangat minim mesin perang udaranya untuk melumat pemburu Nieport-Delage NiD.52 yang sudah ketinggalan zaman milik pemerintahan Republik. Namun tanpa diduga kubu sayap kiri Republik juga dilindungi Soviet. Terciptalah ajang pertempuran pesawat-pesawat Jerman dengan pesawat Soviet, Polikarpov I-15 yang bersayap ganda, I-16 yang lebih setaraf dengan Bf 109 hingga pembom SB2.

Bf 109 tipe awal V4 yang diturunkan Hitler, memang sedikit kedodoran menghadapi pilot-pilot Polikarpov. Tapi untunglah varian kedua Bf-109B-1 "Bertha" sudah rampung. Bertha ikut merangsek. Pertempuran jadi makin sengit.

I-16 memang lawan paling seimbang bagi Bf 109B. Dua-duanya punya keunggulan. Meski Bf 109 kalah dalam hal manuverabilitas dan kecepatan menanjak, Tapi I-16 tak berdaya ketika harus bertempur di atas ketinggian 3.000 meter. Kecepatan level flight dan kemampuan menukik Bf 109 jauh lebih hebat. Tak salah bila Bf 109 mampu melumat Polikarpov dari atas atau membokongnya dari belakang secara tiba-tiba.

Hanya, pasukan Nazi Jerman pun bukan tanpa korban. Unteroffizier Guido Honess adalah tumbal pertama pilot Luftwaffe di medan perang. Tapi sebelum dijemput ajal, dalam operasi Brunnet ini Honess bersama Letnan Rolf Pingel berhasil menjatuhkan dua pembom SB-2 Soviet di kubu Republik. Mereka adalah pelukis udara pertama bagi pilot Luftwaffe. Honess menambahnya dengan menembak dua Aero A-101 serta tiga I-16 oleh Pingel, Feldwebel Adolf Buhl dan Feldwebel Petter Boddem. Pihak Republik memang mengklaim bahwa satu SB-2 bukan dijatuhkan "Bertha" melainkan oleh Fiat C.R.32 dari fasis Italia yang juga bergabung di kubu Nasionalis.

Dalam penyerangan kedua di The Battle of Ebro antara Juli hingga Oktober 1938, Komandan Jagdgruppe (grup tempur) 3 Staffel 3.J/88 Oberleutnant, Werner Molders mengangkat Bf 109 dalam pola serang baru dengan nama Vierfingerschwarm atau formasi empat jari. Konsep penggabungan dua rotte dengan dua elemen dasar dalam satu Staffel. Formasi yang bisa berubah secara mendadak menjadi berbagai penyerangan yang tak terduga musuh.

Tak salah bila Molder pribadi menjadi Ace di Condor Legion setelah meraih empat belas kemenangan. Dia pula lah yang menjadi pilot tempur pertama yang meraih angka 100 "kill". Ibarat dahaga yang tak pernah luruh, Bf 109 terus terlibat dalam perambahan perang udara. Semua medan perang di belahan Eropa disapunya dengan ganas. Hitler makin menjadi-jadi. Invasi terus dilakukan; ke Belgia, Polandia, Denmark, Norwegia, Inggris, Belanda hingga invasi terakhir ke negara beruang merah menjelang akhir PD II dalam operasi Barbarosa.

"Toni" di Graf Zeppelin
Saat pulang dari ajang laga The Battle of Ebro tahun 1938, versi "Emil" Me-109E mulai diproduksi. Melanjutkan pengembangan versi prototipe, "Bertha", "Clara" dan "Dora". Disinilah mulai terlihat perbedaan pemakaian prefiks Bf dan Me untuk Satu-kosong-Sembilan. Bahkan dalam beberapa dekade pada era tersebut para historian masih sempat beradu argumen tentang hal ini. Karena sejak versi "Emil" dan seterusnya penulisan Satu-Kosong-Sembilang kadang menggunakan prefiks Me atau Bf.

Entah karena "apa" pula, sejak tahun 1938 Willy memang lebih senang memberi kode Me untuk pesawat 109 rancangannya. Tapi yang jelas seiring waktu itu Willy memang memegang puncak pimpinan tertinggi di BFW dan kemudian hari mengakuisisinya menjadi Messerschmitt.

Dan bukan karena kebetulan bila versi "Emil" menjadi varian yang paling kesohor dari 33.000 Bf(Me) 109 yang berhasil diproduksi termasuk yang diproduksi di luar Jerman. Padahal setelah "Emil" masih banyak varian lain. mulai dari "Franz", "Gustav", "Toni" hingga "Zwilling" untuk Me-109Z. "Toni" adalah sebutan untuk versi angkatan laut Me-109T (Tragger kapal induk) yang dibuat dengan konfigurasi sayap lebih lebar dan dilengkapi arrester hook. Pemburu ini ditempatkan pada geladak Graf Zeppelin.

Kisah pemburu One-Oh-Nine memang tak cukup diceritakan dalam uraian singkat. Bagaimana pula ceritanya hingga ia bisa melahirkan Kanone (istilah untuk Ace di Jerman) terbesar sepanjang sejarah, Erich Hartmann yang mampu menggasak 352 lawan di udara dengan pemburu ini. Kemengangan pertamanya ketika ia menembak jatuh pemburu Soviet Il-2 Sthurmovik. Pemburu terbanyak yang pernah dibuat, melampaui angka 33.000 Bf 109

Tank Tiger (Pz. Kpfw)

Wednesday, February 14th, 2007

LEGENDA Jerman yang identik dengan kekuatan
pasukan tank atau panser pada PD II, sampai kini masih melekat. Salah
satunya, tim sepak bola Jerman pun dijuluki "tim panser". Kekuatan
pasukan tank Jerman pada PD II, semakin dikenal setelah diperkuat tank
Tiger dan tank King Tiger.Ximg5kingtiger


Produksi
tank Tiger dimulai tahun 1939, memenuhi kebutuhan angkatan darat NAZI
Jerman atas tank berbobot 45 ton yang membawa meriam kaliber 88 mm,
sebagai senjata paling ampuh untuk melumpuhkan kekuatan tank Uni
Soviet. Prototipenya muncul bersamaan ulang tahun pemimpin NAZI Jerman,
Adolf Hitler pada 20 April 1942, di mana tank Tiger versi sudah
disempurnakan (kemudian dikenal sebagai Tiger I) ditunjukkan di
Rastenburg.

Tank
Tiger I menjadi tank tempur pertama Jerman mempunyai suspensi handal
dan stabil untuk segala medan, yang membuat membuat pasukan Uni Soviet
kocar-kacir karena berbagai tank mereka dihancurkan dengan mudah.
Selama aksinya, tank Tiger I mencatat hasil mencengangkan, baik di
Front Barat maupun Front Timur Eropa.

Pada
18 Oktober 1943, sebuah tank Tiger yang dikomandani Sepp Rannel,
menghancurkan 18 tank Uni Soviet. Rekannya, Michael Wittman,
melumpuhkan 119 buah tank, termasuk hasil besar di Pantai Normandi,
Prancis, usai pendaratan D-Day 6 Juni 1944 (menghancurkan 25 tank
Inggris dan 28 kendaraan lapis baja).

Namun
tank Tiger I hanya diproduksi selama dua tahun (Agustus 1942 s.d.
Agustus 1944), setelah itu tertandingi tank-tank baru keluaran Inggris.
Tank Tiger I mempunyai kelemahan, sering mudah macet saat rantainya
dipenuhi salju musim dingin. Kondisi ini, dimanfaatkan pasukan Uni
Soviet untuk melumpuhkannya, pada saat pagi-pagi sekali sebelum salju
meleleh.

Generasi
berikutnya adalah tank Tiger II yang dijuluki King Tiger, yang terlihat
pertama kali beraksi di Front Timur pada Mei 1944 dan di Front Barat
pada bulan Agustus. Berbobot 68 ton berkekuatan 690 tenaga kuda dengan
kapasitas bahan bakar lebih besar, membuat King Tiger menjadi senjata
dasyat, walau Jerman tengah kesulitan pasokan bahan bakar, akibat
berbagai tangki bahan bakarnya dan pabrik hancur dibom pasukan sekutu.Aoo


Hanya
sedikit King Tiger dapat diproduksi, di mana 100 unit di antaranya
digunakan pada pertempuran di Ardennes Belgia (dikenal sebagai Battle
of the Bulge) pada musim dingin 1944-1945. Untuk mengimbanginya,
pasukan AS kemudian menghadirkan M-4 Sherman dan penghancur tank
Typhoon, sedangkan Uni Soviet mengembangkan meriam kaliber 100 mm dan
152 mm untuk "membunuh" tank-tank Tiger dan King Tiger.

Akhir
perang, banyak tank modern dibuat dengan mengembangkan rancangan dasar
dari Tank Tiger maupun King Tiger. Di antaranya, tank M26 Pershing
buatan Amerika dan disamping M1/M1A1/M1A2 Abrams, Challenger Inggris,
dan lain-lain, yang sebagian mengambil desain Super Tank Jerman.
Sementara Uni Soviet, membuat T-55, T-62, dan lain-ain terutama pada
era kepemimpinan Josep Stalin.

Heinrich Harrer

Wednesday, February 14th, 2007

Dia pernah dihujat sebagai orang yang mempunyai peran bagi
tentara Nazi dengan pangkat Sersan di tibet. Tetapi dia tidak menggubrisnya.Image006_1

Pendaki gunung ini dilahirkan di propinsi Garinthi, Austria, pada tahun 1912. Tempat ini berada di gugusan
pegunungan Alpen Timur, tepatnya di Yulian
Alps,
yang berbatasan dengan Italia dan Hungaria. Kondisi alam inilah yang membentuk
dirinya menjadi seorang atlit yang handal. Selain itu, hidup di pegunungan
Alpen menuntun dirinya untuk memperdalam ilmu geografi di
University of Graz

Tahun 1936, berkat kepiawaiannya bermain ski dia berhasil menjadi juara tingkat
nasional di Austria, dan tahun 1937 menjadi juara pada World’s University
Slalom Championships. Tahun 1938, bersama Anderl Heckmair, W. Vorg dan F.
Kasparek, berhasil menuntaskan pemanjatannya di Dinding Utara Gn. Eiger, yang
merupakan dinding tersulit di dunia saat itu dan terbanyak memakan korban jiwa.
Jalur yang dilaluinya itu kemudian dinamakan

Original Route. Tetapi karena waktu itu para pemanjat sedang dilanda
demam dinding utara, maka namanya berganti menjadi Eiger-Nordwand.


Karena ambisinya ingin menjajal pegunungan
Himalaya, dia-pun ikut dalam rombongan tentara Nazi, yang kemudian ditahan oleh
pasukan Inggris di daratan
India. Berkat keberaniannya, dia berhasil melarikan diri,
untuk kemudian berjalan menyusuri wilayah
Utarkasi, India, hingga sampai ke Dinding Diamiral, Nanga Parbat. Petualangannya di Nanga Parbat gagal, sementara perburuan terhadap tahanan perang
masih terus berlangsung. Dia-pun kemudian menyeberang ke
Tibet. Selama 7 tahun dia tinggal di negara ini dan
bersahabat dengan Dalai Lama yang saat itu masih anak-anak. Pada saat
Tibet diinvasi dan dicaplok oleh China, dia berhasil keluar dari negara itu. Cerita
kehidupannya selama di
Tibet, dia tuliskan dalam bukunya yang berjudul “Seven
Years in
Tibet dan kemudian difilmkan dengan judul yang sama.


Sepulang dari
Tibet, dia kembali ke negara asalnya, Austria, dan melanjutkan petualangannya hingga ke beberapa
gunung di Amerika Selatan. Tidak banyak orang

Indonesia yang mengetahui bahwa dia adalah pendaki pertama yang
berhasil mencapai puncak Carstenz Pyramida di Papua. Tbt02_1


Di usianya yang makin senja, dia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk
beristirahat atau melakukan presentasi ke kampus-kampus dan bercerita seputar
dunia petualangan yang pernah dilakoninya di gunung-gunung.


Tahun 1994-1995, dia pernah dihujat sebagai orang yang mempunyai peran bagi
tentara Nazi dengan pangkat Sersan. Tetapi dia tidak menggubrisnya.
Bulan Februari 2006 yang lalu, saat usianya menginjak 93 tahun, dia meninggal
dunia dengan tenang.

Ilmuwan NAZI & Paperclip Project

Wednesday, February 14th, 2007
Enam
puluh tahun kemudian, warisan Projek Paperclip masih sangat penting.
Dengan karbon penyerap radar dan sayap tunggal yang mulus ke belakang,
Horten Ho 229 dari tahun 1944 buatan Jerman dapat dikatakan sebagai
pesawat terbang stealth siluman pertama.
Go_2291

Enam
puluh tahun lalu Amerika Serikat merekrut para ilmuwan Nazi untuk
memimpin sejumlah proyek yang mempelopori persaingan untuk menguasai
angkasa luar.

Para ilmuwan itu memberi Amerika teknologi canggih yang sampai saat ini masih memajukan program angkasa luar NASA.

Namun kemajuan itu memiliki beban moral.

Pada akhir Perang Dunia Kedua rahasia teknologi Nazi Jerman menjadi incaran.

Pihak
Sekutu berusaha mengambilalih sebanyak mungkin peralatan dan para ahli
sambil mencegah negara-negara lainnya melakukan hal serupa.

Pencapaian teknologi Jerman mengejutkan para ilmuwan Sekutu yang ikut dengan pasukan invasi ke Jerman pada tahun 1945.

Roket
supersonik, gas syaraf, pesawat terbang jet, rudal jelajah, teknologi
stealth dan bahan lapis baja yang lebih keras adalah beberapa teknologi
terobosan yang dikembangkan di dalam laboratorium dan pabrik Nazi,
bahkan saat Jerman hampir kalah perang.

Amerika
Serikat dan Uni Soviet-lah, pada awal-awal Perang Dingin, yang bersaing
dan berpacu dengan waktu untuk menemukan rahasia ilmiah Hitler yang
belum terungkap.

Pada
Mei 1945, pasukan legiun Stalin berhasil menguasai beberapa
laboratorium penelitian atom di Institut Kaiser Wilhelm yang terkenal
di pinggiran Berlin.

Ini memberi mereka teknologi yang kemudian digunakan untuk membangun gudang senjata nuklir Soviet.

Pasukan
Amerika memindahkan rudal-rudal V-2 dari kompleks besar di Nordhausen,
yang dibangun di bawah Pegunungan Harz di Jerman Tengah, beberapa saat
sebelum Uni Soviet mengambilalih pabrik itu yang kemudian menjadi
daerah yang dikuasai Soviet.

Tim yang membangun V-2, pimpinan Wernhre von Braun, juga jatuh ke tangan Amerika.

Kejahatan

Tidak
lama kemudian Mayor Jenderal Hugh Knerr, wakil panglima pada Angkatan
Udara AS di Eropa menulis: "Pendudukan lembaga ilmiah dan industri
Jerman mengungkapkan kenyataan yang mengejutkan bahwa kami sangat
terbelakang dalam banyak lapangan penelitian."

"Kalau
kami tidak meraih kesempatan ini untuk menguasai alat dan otak yang
mengembangkan teknologi itu dan mempekerjakan mereka, kami akan tetap
tertinggal bertahun-tahun."

Karena
dimulailah Proyek Paperclip, operasi Amerika yang merekrut von Braun
dan lebih dari 700 ilmuwan lainnya yang dibawa dari Jerman.

Tujuan
proyek itu sederhana: "Untuk mempergunakan ilmuwan Jerman bagi
penelitian Amerika dan untuk mencegah sumber ilmiah itu jatuh ke tangan
Uni Soviet."

Perkembangan
pun berjalan cepat. Presiden Truman memberi ijin bagi Proyek Paperclip
di bulan Agustus 1945 dan pada 18 November, sekelompok ilmuwan Jerman
pertama sampai di Amerika.

Tetapi
ada satu masalah. Truman memerintahkan bahwa siapapun yang didapati
sebagai "anggota partai Nazi dan berperan dalam kegiatannya, atau
pendukung aktif militerisme Nazisme" tidak akan diijinkan.

Menurut
kriteria tadi bahkan von Braun sendiri, orang yang bertanggungjawab
atas pemotretan di Bulan, seharusnya tidak boleh bekerja untuk Amerika.

Dia adalah anggota berbagai organisasi Nazi dan memegang jabatan di pasukan khusus Nazi, SS.

Catatan intelijen awal tentang von Braun menyebut pria itu sebagai "resiko bagi keamanan".
1141b340dca03cf95ff1a010_aa240_l

Dan rekan-rekan von Braun termasuk:


* Arthur Rudolph, kepala operasi di Nordhausen, tempat 20.000 buruh
paksa tewas saat membuat rudal V-2. Dia memimpin tim yang membangun
roket Saturnus V. Dia digambarkan sebagai "100% Nazi, orang yang
berbahaya".


* Kurt Debus, ahli peluncuran roket, juga perwira SS. Laporan tentang
Debus menyatakan: "Dia harus ditahan karena mengancam keamanan Pasukan
Sekutu."


* Hubertus Strughold, yang kemudian dikenal sebagai "bapak obat-obatan
angkasa luar", yang merancang sistem penyokong kehidupan di pesawat
angkasa Nasa. Beberapa bawahannya melakukan "percobaan" manusia di kamp
Dachau dan Auschwitz, tempat tahanan dibekukan hidup-hidup dan
ditempatkan di ruangan bertekanan rendah. Banyak dari mereka yang
kemudian meninggal.

Semua
pria ini dibolehkan bekerja untuk Amerika, kejahatan dituduhkan
terhadap mereka ditutupi dan latar belakang mereka diputihkan oleh
militer Amerika yang berambisi memenangkan Perang Dingin.

Enam puluh tahun kemudian, warisan Proyek Paperclip masih sangat penting.

Dengan
karbon penyerap radar yang pada kayu lapis dan sayap tunggal yang mulus
ke belakang, Horten Ho 229 dari tahun 1944 buatan Jerman dapat
dikatakan sebagai pesawat terbang stealth yang siluman pertama.

Militer
AS memberi satu contoh pesawat kepada Northrop Aviation, perusahaan
yang kemudian memproduksi pesawat pemboman siluman B-2 yang bernilai 2
milyar dolar, yang dijiplak dari kapal Horten satu generasi kemudian.

Rudal
jelajah masih menggunakan rancangan rudal V-1 dan mesin scramjets yang
memotori pesawat hipersonik canggih Nasa X-43 dapat diwujudkan berkat
teknologi jet Jerman.

Dokumen
Proyek Paperclip yang masih dirahasiakan membuat berbagai kalangan
termasuk Nick Cook, konsultan teknologi angkasa luar di mingguan Jane’s
Defence, berspekulasi bahwa Amerika mungkin telah mengembangkan
teknologi maju Nazi lainnya termasuk alat anti gravitasi, yang
merupakan sumber energi berjumlah besar.

Meskipun
kesuksesan Proyek Paperclip tidak diragukan lagi, banyak orang akan
memilih untuk mengingat ribuan orang yang tewas demi mengirim manusia
ke angkasa luar.

temu tewe malem2 , HIiiiiii,…^,..,^

Monday, February 12th, 2007

iyank viar: wew
iyank viar: ada tewe malem 2..
iyank viar: godain ahhh
iyank viar:
ardhana luthu: iyankkkk
ardhana luthu: mari, kalau mau i jitak
iyank viar: makkk galax
iyank viar: Asl pliss?
iyank viar: alamad, no rumah, plus nama pak RT nya,….?

iyank viar: ..
ardhana luthu: iyannnkkk
ardhana luthu: Cuba Untuk Mengerti i
iyank viar: wew,….
iyank viar: aya naon neng,…
iyank viar: maap2 degh,…
ardhana luthu: serius nehhh
iyank viar: iya2 maap
iyank viar: :-P
ardhana luthu: X pape
iyank viar: wew
iyank viar: soal lepi lagih,..?
iyank viar: HEee
ardhana luthu: tuh kan, ngejek i  mulu
iyank viar: :))
iyank viar: makanya klo gunain lepi lama2, ruanganya ber Ac
iyank viar: supaya ga ceped panas
ardhana luthu: iye taulah i
iyank viar:  tumben nurut
ardhana luthu: :">
iyank viar: mang aya naon neng,…?
iyank viar: Abi yah!?
ardhana luthu: ya
ardhana luthu: rogol
********************************************
********************************************
********************************************
(Maap bagian ini d sensor, doi lagi curhat adenya
yg super bandel, padahal kk nya lebih2 BUANNNDEL,..HEeee)
********************************************
********************************************
ardhana luthu: wow, iyank mmang koboinsap yeh
iyank viar: wew
ardhana luthu: nanti i kasih info pasal koboinsap tuh sape
iyank viar: weks
iyank viar:
iyank viar: jangan2 neng, ampoon kita masih pejaka
ardhana luthu: yeeee

iyank viar: jangan di apa2 in
ardhana luthu: gak
ardhana luthu: cuba lah buka pasal ini: Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatu pun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur. 1 Timotius 4:4
iyank viar: trus mmang ada apa ?
ardhana luthu: ya mnurut yank dengan pasal ini,..gmana?
iyank viar: masih ga mudeng non,…?
iyank viar: maklum perut kita lagih kurang bersahabat nih,…mules peyud
ardhana luthu: yeeee
iyank viar: :-O
ardhana luthu: yeeee iyank kan pendidik juga
iyank viar: Nguq nguq
ardhana luthu: woi pura2 pula
iyank viar: :-O
iyank viar: ginih deh, kalau kamu ingin membedakan kitab suci sah2 ajah, tapi ingat kitab suci bukan untuk di perdebatkan
iyank viar: bila berdebat, yg kamu temukan adalah perdebatan, kalau sudah perdebatan, ego yg bicara bukan rasio lagih
ardhana luthu: iya ngerti i
iyank viar: kitab suci bukan untuk di perdebatkan, tetapi untuk di jalani,
iyank viar: apa yg di jalani? ya perintah dan larangan
ardhana luthu: :">
ardhana luthu: jadi malu nih kita (kita=minjem istilah orang sebelah)
iyank viar: wew
iyank viar: makanya i selalu menghindari perdebatan, (i=minjem istilah orang sebelah juga)
ardhana luthu: yeeee
iyank viar: :-P
iyank viar: bibel mmang kitab suci, tapi sudah di kotak atik oleh manusia
ardhana luthu: nah karne itu i tanya
iyank viar: pasal yg kamu sebut harus liat dulu  Hasbabun nuzulnya kalau dlm islam
ardhana luthu: yeee, hasbabun nuzulkan hanya untuk firman tuhan, sebab musabab ayat itu turun
iyank viar: iya deh,

ardhana luthu: stop,…
ardhana luthu: biar i, pasal di atas surat paus kepada jemaat di timotius
ardhana luthu: jadi itu hanya sebuat surat, buatan tangan manusia, bukan firma tuhan
ardhana luthu: firman tuhan
iyank viar: HEeee coba aja bilang langsung ke orang cristian,..
iyank viar: pasti kamu di lempar sandal ,…HEeee
ardhana luthu: yeeee
iyank viar: cos, rasul paul dalam menulis itu di pandu oleh roh suci, roh kudus (baca malaikat)
iyank viar: katanya, ini katanya loh
ardhana luthu: kata siapa tuh
ardhana luthu: ?
ardhana luthu: kata iyank kan
ardhana luthu: He
iyank viar: zzzz
iyank viar: buka plis immamat 11:7
iyank viar: di sana di nyatakan babi jelas2  haram,  dalam PL
iyank viar: tapi bagaimana dengan sekarang halal apa haram bagi umat kristiani?
iyank viar: mereka hanya bersenjatakan Timotius 4:4 yg katakamu madein saulus. bisa mengubah ketentuan allah yg haram jadi halal
ardhana luthu: hebat
iyank viar: super ebat
iyank viar: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh eng-kau nyatakan haram Kisah Para Rasul 10:15.

iyank viar: mau ngacak2 bibel lagih?
ardhana luthu: yeeeeee
ardhana luthu: kok nunjuk jarinya ke aku sih
iyank viar: malahan 5 jari aku ke kamu
ardhana luthu: :((
iyank viar: kok nangis sih
iyank viar: kenapa?
ardhana luthu: napa ni, napa ni?
ardhana luthu: tega nya tau
iyank viar:  maap degh
ardhana luthu: :)
ardhana luthu: mereka mempelajari AQ untuk menghantam kita
iyank viar: di ingat juga ardhana juga harus mempelajari injil, tapi bukan untuk menghantam mereka
iyank viar: tapi intuk menambah kuat iman dhana
ardhana luthu: tentu lah
iyank viar: Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat. Dan orang yang tidak disunat ….maka orang itu harus dilenyapkan…. Kejadian 17:10 & 14
bagaimana dengan saat ini dengan umat nasrani, di sunat or…? (jawab sendiri degh)
iyank viar: nah itu 2 peluru gratis untuk kamu. tuing tuing
iyank viar: :-P
ardhana luthu: awas yahh
iyank viar: non, kita mao ke toilet dulu yah
iyank viar: peyud minta jatah ke luar nih
ardhana luthu: ihhhh
ardhana luthu: bntar,…
ardhana luthu: tunggu
iyank viar: ?
ardhana luthu: i mau tau id and pass nya rapid yg dulu
ardhana luthu: i khilaf
iyank viar: lupa…?
ardhana luthu: yupz
iyank viar: mao nyari apa mang?
ardhana luthu: ada lah
ardhana luthu: X gpp kan?
iyank viar: yeeee id punya situh, yg bikin situh
iyank viar: nih id nya ******
iyank viar: pass nya *****
iyank viar: eh salah *****
ardhana luthu: KEJAP YA I NAK OPEN DULU
iyank viar: klamaan non,…. di jamin degh
iyank viar: oh iyeee, sekalian kita mao pamit dhan.
ardhana luthu:?
iyank viar: kita mao tapa dolo, dalam jangka waktu yg lama, maybe
ardhana luthu: kemana?
iyank viar: cerius neh, HEee hilang dari peredaran dolo.
ardhana luthu: da apa sih? asal kirim2 khabar aja.
iyank viar: HEee kayaknya ga bisa neng, back to basic lagih, kembali ke jaman batu lagih. no phone , no net, no say heloo. ngorek2 tanah lageh, HEeee
ardhana luthu: da apa sih sebenarnya?
iyank viar: nanti degh, lagian d sini make telkomnet instan, tuh juga pnya kk. bisa2 di cubitin ama orang se-rumah.HEee. tuh dah aku kirimin ada apanya. dahg ahh
iyank viar: TING TONG, TONG TING, BUZZZZZZZZ
ardhana luthu: KEJAP I TENGAH BACA LAMAN KAMU
iyank viar: dahh ahh, brb ijin ke belakang
ardhana luthu: I WANT TO BE UR FREN
ardhana luthu: I HAVE TO GO NOW
ardhana luthu: THANKS 4 UR ADVISE IM APPREACATE IT
ardhana luthu: THANKS A LOT
ardhana luthu: Bye
ardhana luthu: :-c
iyank viar: thanks alot
iyank viar: Sayonara
ardhana luthu: :-h

Kerja itu cuma selingan, Untuk menunggu waktu shalat…”

Monday, February 12th, 2007

Ketika
Pak Heru, atasan saya, memerintahkan untuk mencari klien yang bergerak
di bidang interior, seketika pikiran saya sampai kepada Pak Azis. Meskipun
hati masih meraba-raba, apa mungkin Pak Azis mampu membuat kios internet, dalam
bentuk serupa dengan anjungan tunai mandiri dan dari kayu pula, dengan segera
saya menuju ke bengkel workshop Pak Azis.

Setelah beberapa kali keliru masuk jalan, akhirnya saya menemukan bengkel Pak
Azis, yang kini ternyata sudah didampingi sebuah masjid. Pak Azispun tampak
awet muda, sama seperti dulu, hanya pakaiannya yang sedikit berubah. Kali ini
dia selalu memakai kopiah putih. Rautnya cerah, fresh, memancarkan kesan tenang
dan lebih santai. Beungeut wudhu-an ( wajah sering
wudhu), kata orang sunda. Selalu bercahaya.

Hidayah Allah ternyata telah sampai sejak lama, jauh sebelum Pak Azis
berkecimpung dalam berbagai dinamika kegiatan Islam. Hidayah itu bermula dari
peristiwa angin puting-beliung, yang tiba-tiba menyapu seluruh atap bengkel
workshop-nya, pada suatu malam kira-kira

lima


tahun silam. "Atap rumah saya tertiup angin sampai tak tersisa satupun.
Terbuka semua." cerita Pak Azis."Padahal nggak ada hujan, nggak ada
tanda-tanda
bakal ada angin besar. Angin berpusar itupun cuma sebentar saja."

Batin Pak Azis bergolak setelah peristiwa itu. Walau uang dan pekerjaan masih
terus mengalir kepadanya, Pak Azis tetap merasa gelisah, stres & selalu
tidak
tenang. "Seperti orang patah hati, Ndra. Makan tidak enak, tidur juga
susah."cerita Pak Azis lagi.

Lama-kelamaan Pak Azis menjadi tidak betah tinggal di rumah dan stres.
Padahal, sebelum kejadian angin puting-beliung yang anehnya hanya mengenai
bengkel workshop merangkap rumahnya saja, Pak Azis merasa hidupnya sudah
sempurna. Dari desainer grafis hingga jadi arsitek. Dengan keserbabisaannya
itu,
pak Azis merasa puas dan bangga, karena punya penghasilan tinggi. Tapi setelah
peristiwa angin puting-beliung itu, pak Azis kembali bangkrut, beliau bertanya
dalam hati : "apa sih yang kurang" apa salahku " ?

Akhirnya pak Azis menekuni ibadah secara mendalam "Seperti musafir atau
walisongo, saya mendatangi masjid-masjid di malam hari. Semua masjid besar dan
beberapa masjid di pelosok

Bandung


ini, sudah pernah saya inapi." Setahun lebih
cara tersebut ia jalani, sampai kemudian akhirnya saya bisa tidur normal, bisa
menikmati pekerjaan dan keseharian seperti sediakala.

"Bahkan lebih tenang dan santai daripada sebelumnya."
"Lebih tenang ? Memang Pak Azis dapet hikmah apa dari tidur di masjid itu
?"

"Di masjid itu ‘

kan

tidak
sekedar tidur, Ndra. Kalau ada shalat malam, kita
dibangunkan, lalu pergi wudhu dan tahajjud. Karena terbiasa, tahajjud juga jadi
terasa enak.
Malah nggak enak kalau tidak shalat malam, dan shalat-shalat wajib yang

lima


itu jadi kurang enaknya, kalau saya lalaikan. Begitu, Ndra."

"Sekarang tidak pernah terlambat atau bolong shalat-nya, Pak Azis ?"

"Alhamdulillah. Sekarang ini saya menganggap bhw yg utama itu adalah
shalat.
Jadi, saya dan temen-temen menganggap kerja itu cuma sekedar selingan
aja."

"Selingan ?"

"Ya, selingan yang berguna. Untuk menunggu kewajiban shalat, Ndra."

Untuk beberapa lama saya terdiam, sampai kemudian adzan ashar mengalun jelas
dari masjid samping rumah Pak Azis. Pak Azis mengajak saya untuk segera pergi
mengambil air wudhu, dan saya lihat para pekerjanyapun sudah pada pergi ke
samping rumah, menuju masjid. Bengkel workshop itu menjadi lengang seketika.
Sambil memandang seluruh ruangan bengkel, sambil berjalan menuju masjid di
samping workshop, terus terngiang-ngiang di benak saya : "Kerja itu cuma
selingan, Ndra. Untuk menunggu waktu shalat…"

Sepulangnya dari tempat workshop, sambil memandang sibuknya lalu lintas di
jalan raya, saya merenungi apa yang tadi dikatakan oleh Pak Azis. Sungguh
trenyuh saya, bahwa setelah perenungan itu, saya merasa sebagai orang yang
sering berlaku sebaliknya. Ya, saya lebih sering menganggap shalat sebagai
waktu rehat, cuma selingan, malah saya cenderung lebih mementingkan pekerjaan
kantor. Padahal
sholat yang akan bantu kita nantinya…(sungguh saya orang yang merugi..)

Kadang-kadang waktu shalat dilalaikan sebab pekerjaan belum selesai, atau
rapat dengan klien dirasakan tanggung untuk diakhiri.
Itulah penyebab dari kegersangan hidup saya selama ini. Saya lebih semangat dan
habis-habisan berjuang meraih dunia, daripada mempersiapkan bekal terbaik
untuk kehidupan kekal di akhirat nanti.
padahal dunia ini akan saya tinggalkan..juga ……….kenapa saya begitu
bodoh..

Saya lupa, bahwa shalat adalah yang utama.
Mulai saat itu saya berjanji untuk mulai shalat di awal waktu..

Kalau Anda tidak mengirimkan email ini ke temen Anda..ya ga papa sih. Cuma kalo
dikirim mungkin ada gunanya bagi mereka gitu loh.

Jikalau

Wednesday, February 7th, 2007

1166371621
Jikalau telah datang
Waktu yang dinanti
Ku pasti bahagiakan
Dirimu seorang
Kuharap dikau sabar menunggu..

Berilah daku waktu
‘Tuk wujudkan semua
Janji ini untukmu
Ku tak akan lupa
Kuharap dikau sabar menunggu…
Ku pasti akan datang Untukmu…

Untaian kata-kata yang kuucapkan untukmu
Tak seindah kata cinta yang dia berikan padamu
Namun kau slalu ada di hatiku…

Berilah daku waktu
‘Tuk wujudkan semua
Janji ini untukmu
Ku tak akan lupa
Kuharap dikau sabar menunggu…
Ku pasti akan datang Untukmu…

Oooohhh, jikalau telah datang
Waktu yang dinanti
Ku pasti bahagiakan
Dirimu seorang
Kuharap dikau sabar menunggu…
Ku pasti akan datang untukmu…
Kuharap dikau sabar menungguuu…. huuuuu……..

AaaRRrrggg, lagu ini mulai terngiang-ngiang di kepala ku… Hentikaaaannn…
http://images.herytialia.multiply.com/song/1/137/full/U2FsdGVkX1,qJT6JlPgPvahLlkuFBSUpqD,QG0.v9.yXm0nED.cMRarEjyHu07RC/12%20

Jikalau.mp3