Tank Tiger (Pz. Kpfw)

LEGENDA Jerman yang identik dengan kekuatan
pasukan tank atau panser pada PD II, sampai kini masih melekat. Salah
satunya, tim sepak bola Jerman pun dijuluki "tim panser". Kekuatan
pasukan tank Jerman pada PD II, semakin dikenal setelah diperkuat tank
Tiger dan tank King Tiger.Ximg5kingtiger


Produksi
tank Tiger dimulai tahun 1939, memenuhi kebutuhan angkatan darat NAZI
Jerman atas tank berbobot 45 ton yang membawa meriam kaliber 88 mm,
sebagai senjata paling ampuh untuk melumpuhkan kekuatan tank Uni
Soviet. Prototipenya muncul bersamaan ulang tahun pemimpin NAZI Jerman,
Adolf Hitler pada 20 April 1942, di mana tank Tiger versi sudah
disempurnakan (kemudian dikenal sebagai Tiger I) ditunjukkan di
Rastenburg.

Tank
Tiger I menjadi tank tempur pertama Jerman mempunyai suspensi handal
dan stabil untuk segala medan, yang membuat membuat pasukan Uni Soviet
kocar-kacir karena berbagai tank mereka dihancurkan dengan mudah.
Selama aksinya, tank Tiger I mencatat hasil mencengangkan, baik di
Front Barat maupun Front Timur Eropa.

Pada
18 Oktober 1943, sebuah tank Tiger yang dikomandani Sepp Rannel,
menghancurkan 18 tank Uni Soviet. Rekannya, Michael Wittman,
melumpuhkan 119 buah tank, termasuk hasil besar di Pantai Normandi,
Prancis, usai pendaratan D-Day 6 Juni 1944 (menghancurkan 25 tank
Inggris dan 28 kendaraan lapis baja).

Namun
tank Tiger I hanya diproduksi selama dua tahun (Agustus 1942 s.d.
Agustus 1944), setelah itu tertandingi tank-tank baru keluaran Inggris.
Tank Tiger I mempunyai kelemahan, sering mudah macet saat rantainya
dipenuhi salju musim dingin. Kondisi ini, dimanfaatkan pasukan Uni
Soviet untuk melumpuhkannya, pada saat pagi-pagi sekali sebelum salju
meleleh.

Generasi
berikutnya adalah tank Tiger II yang dijuluki King Tiger, yang terlihat
pertama kali beraksi di Front Timur pada Mei 1944 dan di Front Barat
pada bulan Agustus. Berbobot 68 ton berkekuatan 690 tenaga kuda dengan
kapasitas bahan bakar lebih besar, membuat King Tiger menjadi senjata
dasyat, walau Jerman tengah kesulitan pasokan bahan bakar, akibat
berbagai tangki bahan bakarnya dan pabrik hancur dibom pasukan sekutu.Aoo


Hanya
sedikit King Tiger dapat diproduksi, di mana 100 unit di antaranya
digunakan pada pertempuran di Ardennes Belgia (dikenal sebagai Battle
of the Bulge) pada musim dingin 1944-1945. Untuk mengimbanginya,
pasukan AS kemudian menghadirkan M-4 Sherman dan penghancur tank
Typhoon, sedangkan Uni Soviet mengembangkan meriam kaliber 100 mm dan
152 mm untuk "membunuh" tank-tank Tiger dan King Tiger.

Akhir
perang, banyak tank modern dibuat dengan mengembangkan rancangan dasar
dari Tank Tiger maupun King Tiger. Di antaranya, tank M26 Pershing
buatan Amerika dan disamping M1/M1A1/M1A2 Abrams, Challenger Inggris,
dan lain-lain, yang sebagian mengambil desain Super Tank Jerman.
Sementara Uni Soviet, membuat T-55, T-62, dan lain-ain terutama pada
era kepemimpinan Josep Stalin.

Leave a Reply