Heinrich Harrer

February 14th, 2007 by koboy-insap

Dia pernah dihujat sebagai orang yang mempunyai peran bagi
tentara Nazi dengan pangkat Sersan di tibet. Tetapi dia tidak menggubrisnya.Image006_1

Pendaki gunung ini dilahirkan di propinsi Garinthi, Austria, pada tahun 1912. Tempat ini berada di gugusan
pegunungan Alpen Timur, tepatnya di Yulian
Alps,
yang berbatasan dengan Italia dan Hungaria. Kondisi alam inilah yang membentuk
dirinya menjadi seorang atlit yang handal. Selain itu, hidup di pegunungan
Alpen menuntun dirinya untuk memperdalam ilmu geografi di
University of Graz

Tahun 1936, berkat kepiawaiannya bermain ski dia berhasil menjadi juara tingkat
nasional di Austria, dan tahun 1937 menjadi juara pada World’s University
Slalom Championships. Tahun 1938, bersama Anderl Heckmair, W. Vorg dan F.
Kasparek, berhasil menuntaskan pemanjatannya di Dinding Utara Gn. Eiger, yang
merupakan dinding tersulit di dunia saat itu dan terbanyak memakan korban jiwa.
Jalur yang dilaluinya itu kemudian dinamakan

Original Route. Tetapi karena waktu itu para pemanjat sedang dilanda
demam dinding utara, maka namanya berganti menjadi Eiger-Nordwand.


Karena ambisinya ingin menjajal pegunungan
Himalaya, dia-pun ikut dalam rombongan tentara Nazi, yang kemudian ditahan oleh
pasukan Inggris di daratan
India. Berkat keberaniannya, dia berhasil melarikan diri,
untuk kemudian berjalan menyusuri wilayah
Utarkasi, India, hingga sampai ke Dinding Diamiral, Nanga Parbat. Petualangannya di Nanga Parbat gagal, sementara perburuan terhadap tahanan perang
masih terus berlangsung. Dia-pun kemudian menyeberang ke
Tibet. Selama 7 tahun dia tinggal di negara ini dan
bersahabat dengan Dalai Lama yang saat itu masih anak-anak. Pada saat
Tibet diinvasi dan dicaplok oleh China, dia berhasil keluar dari negara itu. Cerita
kehidupannya selama di
Tibet, dia tuliskan dalam bukunya yang berjudul “Seven
Years in
Tibet dan kemudian difilmkan dengan judul yang sama.


Sepulang dari
Tibet, dia kembali ke negara asalnya, Austria, dan melanjutkan petualangannya hingga ke beberapa
gunung di Amerika Selatan. Tidak banyak orang

Indonesia yang mengetahui bahwa dia adalah pendaki pertama yang
berhasil mencapai puncak Carstenz Pyramida di Papua. Tbt02_1


Di usianya yang makin senja, dia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk
beristirahat atau melakukan presentasi ke kampus-kampus dan bercerita seputar
dunia petualangan yang pernah dilakoninya di gunung-gunung.


Tahun 1994-1995, dia pernah dihujat sebagai orang yang mempunyai peran bagi
tentara Nazi dengan pangkat Sersan. Tetapi dia tidak menggubrisnya.
Bulan Februari 2006 yang lalu, saat usianya menginjak 93 tahun, dia meninggal
dunia dengan tenang.

Ilmuwan NAZI & Paperclip Project

February 14th, 2007 by koboy-insap
Enam
puluh tahun kemudian, warisan Projek Paperclip masih sangat penting.
Dengan karbon penyerap radar dan sayap tunggal yang mulus ke belakang,
Horten Ho 229 dari tahun 1944 buatan Jerman dapat dikatakan sebagai
pesawat terbang stealth siluman pertama.
Go_2291

Enam
puluh tahun lalu Amerika Serikat merekrut para ilmuwan Nazi untuk
memimpin sejumlah proyek yang mempelopori persaingan untuk menguasai
angkasa luar.

Para ilmuwan itu memberi Amerika teknologi canggih yang sampai saat ini masih memajukan program angkasa luar NASA.

Namun kemajuan itu memiliki beban moral.

Pada akhir Perang Dunia Kedua rahasia teknologi Nazi Jerman menjadi incaran.

Pihak
Sekutu berusaha mengambilalih sebanyak mungkin peralatan dan para ahli
sambil mencegah negara-negara lainnya melakukan hal serupa.

Pencapaian teknologi Jerman mengejutkan para ilmuwan Sekutu yang ikut dengan pasukan invasi ke Jerman pada tahun 1945.

Roket
supersonik, gas syaraf, pesawat terbang jet, rudal jelajah, teknologi
stealth dan bahan lapis baja yang lebih keras adalah beberapa teknologi
terobosan yang dikembangkan di dalam laboratorium dan pabrik Nazi,
bahkan saat Jerman hampir kalah perang.

Amerika
Serikat dan Uni Soviet-lah, pada awal-awal Perang Dingin, yang bersaing
dan berpacu dengan waktu untuk menemukan rahasia ilmiah Hitler yang
belum terungkap.

Pada
Mei 1945, pasukan legiun Stalin berhasil menguasai beberapa
laboratorium penelitian atom di Institut Kaiser Wilhelm yang terkenal
di pinggiran Berlin.

Ini memberi mereka teknologi yang kemudian digunakan untuk membangun gudang senjata nuklir Soviet.

Pasukan
Amerika memindahkan rudal-rudal V-2 dari kompleks besar di Nordhausen,
yang dibangun di bawah Pegunungan Harz di Jerman Tengah, beberapa saat
sebelum Uni Soviet mengambilalih pabrik itu yang kemudian menjadi
daerah yang dikuasai Soviet.

Tim yang membangun V-2, pimpinan Wernhre von Braun, juga jatuh ke tangan Amerika.

Kejahatan

Tidak
lama kemudian Mayor Jenderal Hugh Knerr, wakil panglima pada Angkatan
Udara AS di Eropa menulis: "Pendudukan lembaga ilmiah dan industri
Jerman mengungkapkan kenyataan yang mengejutkan bahwa kami sangat
terbelakang dalam banyak lapangan penelitian."

"Kalau
kami tidak meraih kesempatan ini untuk menguasai alat dan otak yang
mengembangkan teknologi itu dan mempekerjakan mereka, kami akan tetap
tertinggal bertahun-tahun."

Karena
dimulailah Proyek Paperclip, operasi Amerika yang merekrut von Braun
dan lebih dari 700 ilmuwan lainnya yang dibawa dari Jerman.

Tujuan
proyek itu sederhana: "Untuk mempergunakan ilmuwan Jerman bagi
penelitian Amerika dan untuk mencegah sumber ilmiah itu jatuh ke tangan
Uni Soviet."

Perkembangan
pun berjalan cepat. Presiden Truman memberi ijin bagi Proyek Paperclip
di bulan Agustus 1945 dan pada 18 November, sekelompok ilmuwan Jerman
pertama sampai di Amerika.

Tetapi
ada satu masalah. Truman memerintahkan bahwa siapapun yang didapati
sebagai "anggota partai Nazi dan berperan dalam kegiatannya, atau
pendukung aktif militerisme Nazisme" tidak akan diijinkan.

Menurut
kriteria tadi bahkan von Braun sendiri, orang yang bertanggungjawab
atas pemotretan di Bulan, seharusnya tidak boleh bekerja untuk Amerika.

Dia adalah anggota berbagai organisasi Nazi dan memegang jabatan di pasukan khusus Nazi, SS.

Catatan intelijen awal tentang von Braun menyebut pria itu sebagai "resiko bagi keamanan".
1141b340dca03cf95ff1a010_aa240_l

Dan rekan-rekan von Braun termasuk:


* Arthur Rudolph, kepala operasi di Nordhausen, tempat 20.000 buruh
paksa tewas saat membuat rudal V-2. Dia memimpin tim yang membangun
roket Saturnus V. Dia digambarkan sebagai "100% Nazi, orang yang
berbahaya".


* Kurt Debus, ahli peluncuran roket, juga perwira SS. Laporan tentang
Debus menyatakan: "Dia harus ditahan karena mengancam keamanan Pasukan
Sekutu."


* Hubertus Strughold, yang kemudian dikenal sebagai "bapak obat-obatan
angkasa luar", yang merancang sistem penyokong kehidupan di pesawat
angkasa Nasa. Beberapa bawahannya melakukan "percobaan" manusia di kamp
Dachau dan Auschwitz, tempat tahanan dibekukan hidup-hidup dan
ditempatkan di ruangan bertekanan rendah. Banyak dari mereka yang
kemudian meninggal.

Semua
pria ini dibolehkan bekerja untuk Amerika, kejahatan dituduhkan
terhadap mereka ditutupi dan latar belakang mereka diputihkan oleh
militer Amerika yang berambisi memenangkan Perang Dingin.

Enam puluh tahun kemudian, warisan Proyek Paperclip masih sangat penting.

Dengan
karbon penyerap radar yang pada kayu lapis dan sayap tunggal yang mulus
ke belakang, Horten Ho 229 dari tahun 1944 buatan Jerman dapat
dikatakan sebagai pesawat terbang stealth yang siluman pertama.

Militer
AS memberi satu contoh pesawat kepada Northrop Aviation, perusahaan
yang kemudian memproduksi pesawat pemboman siluman B-2 yang bernilai 2
milyar dolar, yang dijiplak dari kapal Horten satu generasi kemudian.

Rudal
jelajah masih menggunakan rancangan rudal V-1 dan mesin scramjets yang
memotori pesawat hipersonik canggih Nasa X-43 dapat diwujudkan berkat
teknologi jet Jerman.

Dokumen
Proyek Paperclip yang masih dirahasiakan membuat berbagai kalangan
termasuk Nick Cook, konsultan teknologi angkasa luar di mingguan Jane’s
Defence, berspekulasi bahwa Amerika mungkin telah mengembangkan
teknologi maju Nazi lainnya termasuk alat anti gravitasi, yang
merupakan sumber energi berjumlah besar.

Meskipun
kesuksesan Proyek Paperclip tidak diragukan lagi, banyak orang akan
memilih untuk mengingat ribuan orang yang tewas demi mengirim manusia
ke angkasa luar.

temu tewe malem2 , HIiiiiii,…^,..,^

February 12th, 2007 by koboy-insap

iyank viar: wew
iyank viar: ada tewe malem 2..
iyank viar: godain ahhh
iyank viar:
ardhana luthu: iyankkkk
ardhana luthu: mari, kalau mau i jitak
iyank viar: makkk galax
iyank viar: Asl pliss?
iyank viar: alamad, no rumah, plus nama pak RT nya,….?

iyank viar: ..
ardhana luthu: iyannnkkk
ardhana luthu: Cuba Untuk Mengerti i
iyank viar: wew,….
iyank viar: aya naon neng,…
iyank viar: maap2 degh,…
ardhana luthu: serius nehhh
iyank viar: iya2 maap
iyank viar: :-P
ardhana luthu: X pape
iyank viar: wew
iyank viar: soal lepi lagih,..?
iyank viar: HEee
ardhana luthu: tuh kan, ngejek i  mulu
iyank viar: :))
iyank viar: makanya klo gunain lepi lama2, ruanganya ber Ac
iyank viar: supaya ga ceped panas
ardhana luthu: iye taulah i
iyank viar:  tumben nurut
ardhana luthu: :">
iyank viar: mang aya naon neng,…?
iyank viar: Abi yah!?
ardhana luthu: ya
ardhana luthu: rogol
********************************************
********************************************
********************************************
(Maap bagian ini d sensor, doi lagi curhat adenya
yg super bandel, padahal kk nya lebih2 BUANNNDEL,..HEeee)
********************************************
********************************************
ardhana luthu: wow, iyank mmang koboinsap yeh
iyank viar: wew
ardhana luthu: nanti i kasih info pasal koboinsap tuh sape
iyank viar: weks
iyank viar:
iyank viar: jangan2 neng, ampoon kita masih pejaka
ardhana luthu: yeeee

iyank viar: jangan di apa2 in
ardhana luthu: gak
ardhana luthu: cuba lah buka pasal ini: Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatu pun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur. 1 Timotius 4:4
iyank viar: trus mmang ada apa ?
ardhana luthu: ya mnurut yank dengan pasal ini,..gmana?
iyank viar: masih ga mudeng non,…?
iyank viar: maklum perut kita lagih kurang bersahabat nih,…mules peyud
ardhana luthu: yeeee
iyank viar: :-O
ardhana luthu: yeeee iyank kan pendidik juga
iyank viar: Nguq nguq
ardhana luthu: woi pura2 pula
iyank viar: :-O
iyank viar: ginih deh, kalau kamu ingin membedakan kitab suci sah2 ajah, tapi ingat kitab suci bukan untuk di perdebatkan
iyank viar: bila berdebat, yg kamu temukan adalah perdebatan, kalau sudah perdebatan, ego yg bicara bukan rasio lagih
ardhana luthu: iya ngerti i
iyank viar: kitab suci bukan untuk di perdebatkan, tetapi untuk di jalani,
iyank viar: apa yg di jalani? ya perintah dan larangan
ardhana luthu: :">
ardhana luthu: jadi malu nih kita (kita=minjem istilah orang sebelah)
iyank viar: wew
iyank viar: makanya i selalu menghindari perdebatan, (i=minjem istilah orang sebelah juga)
ardhana luthu: yeeee
iyank viar: :-P
iyank viar: bibel mmang kitab suci, tapi sudah di kotak atik oleh manusia
ardhana luthu: nah karne itu i tanya
iyank viar: pasal yg kamu sebut harus liat dulu  Hasbabun nuzulnya kalau dlm islam
ardhana luthu: yeee, hasbabun nuzulkan hanya untuk firman tuhan, sebab musabab ayat itu turun
iyank viar: iya deh,

ardhana luthu: stop,…
ardhana luthu: biar i, pasal di atas surat paus kepada jemaat di timotius
ardhana luthu: jadi itu hanya sebuat surat, buatan tangan manusia, bukan firma tuhan
ardhana luthu: firman tuhan
iyank viar: HEeee coba aja bilang langsung ke orang cristian,..
iyank viar: pasti kamu di lempar sandal ,…HEeee
ardhana luthu: yeeee
iyank viar: cos, rasul paul dalam menulis itu di pandu oleh roh suci, roh kudus (baca malaikat)
iyank viar: katanya, ini katanya loh
ardhana luthu: kata siapa tuh
ardhana luthu: ?
ardhana luthu: kata iyank kan
ardhana luthu: He
iyank viar: zzzz
iyank viar: buka plis immamat 11:7
iyank viar: di sana di nyatakan babi jelas2  haram,  dalam PL
iyank viar: tapi bagaimana dengan sekarang halal apa haram bagi umat kristiani?
iyank viar: mereka hanya bersenjatakan Timotius 4:4 yg katakamu madein saulus. bisa mengubah ketentuan allah yg haram jadi halal
ardhana luthu: hebat
iyank viar: super ebat
iyank viar: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh eng-kau nyatakan haram Kisah Para Rasul 10:15.

iyank viar: mau ngacak2 bibel lagih?
ardhana luthu: yeeeeee
ardhana luthu: kok nunjuk jarinya ke aku sih
iyank viar: malahan 5 jari aku ke kamu
ardhana luthu: :((
iyank viar: kok nangis sih
iyank viar: kenapa?
ardhana luthu: napa ni, napa ni?
ardhana luthu: tega nya tau
iyank viar:  maap degh
ardhana luthu: :)
ardhana luthu: mereka mempelajari AQ untuk menghantam kita
iyank viar: di ingat juga ardhana juga harus mempelajari injil, tapi bukan untuk menghantam mereka
iyank viar: tapi intuk menambah kuat iman dhana
ardhana luthu: tentu lah
iyank viar: Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat. Dan orang yang tidak disunat ….maka orang itu harus dilenyapkan…. Kejadian 17:10 & 14
bagaimana dengan saat ini dengan umat nasrani, di sunat or…? (jawab sendiri degh)
iyank viar: nah itu 2 peluru gratis untuk kamu. tuing tuing
iyank viar: :-P
ardhana luthu: awas yahh
iyank viar: non, kita mao ke toilet dulu yah
iyank viar: peyud minta jatah ke luar nih
ardhana luthu: ihhhh
ardhana luthu: bntar,…
ardhana luthu: tunggu
iyank viar: ?
ardhana luthu: i mau tau id and pass nya rapid yg dulu
ardhana luthu: i khilaf
iyank viar: lupa…?
ardhana luthu: yupz
iyank viar: mao nyari apa mang?
ardhana luthu: ada lah
ardhana luthu: X gpp kan?
iyank viar: yeeee id punya situh, yg bikin situh
iyank viar: nih id nya ******
iyank viar: pass nya *****
iyank viar: eh salah *****
ardhana luthu: KEJAP YA I NAK OPEN DULU
iyank viar: klamaan non,…. di jamin degh
iyank viar: oh iyeee, sekalian kita mao pamit dhan.
ardhana luthu:?
iyank viar: kita mao tapa dolo, dalam jangka waktu yg lama, maybe
ardhana luthu: kemana?
iyank viar: cerius neh, HEee hilang dari peredaran dolo.
ardhana luthu: da apa sih? asal kirim2 khabar aja.
iyank viar: HEee kayaknya ga bisa neng, back to basic lagih, kembali ke jaman batu lagih. no phone , no net, no say heloo. ngorek2 tanah lageh, HEeee
ardhana luthu: da apa sih sebenarnya?
iyank viar: nanti degh, lagian d sini make telkomnet instan, tuh juga pnya kk. bisa2 di cubitin ama orang se-rumah.HEee. tuh dah aku kirimin ada apanya. dahg ahh
iyank viar: TING TONG, TONG TING, BUZZZZZZZZ
ardhana luthu: KEJAP I TENGAH BACA LAMAN KAMU
iyank viar: dahh ahh, brb ijin ke belakang
ardhana luthu: I WANT TO BE UR FREN
ardhana luthu: I HAVE TO GO NOW
ardhana luthu: THANKS 4 UR ADVISE IM APPREACATE IT
ardhana luthu: THANKS A LOT
ardhana luthu: Bye
ardhana luthu: :-c
iyank viar: thanks alot
iyank viar: Sayonara
ardhana luthu: :-h

Kerja itu cuma selingan, Untuk menunggu waktu shalat…”

February 12th, 2007 by koboy-insap

Ketika
Pak Heru, atasan saya, memerintahkan untuk mencari klien yang bergerak
di bidang interior, seketika pikiran saya sampai kepada Pak Azis. Meskipun
hati masih meraba-raba, apa mungkin Pak Azis mampu membuat kios internet, dalam
bentuk serupa dengan anjungan tunai mandiri dan dari kayu pula, dengan segera
saya menuju ke bengkel workshop Pak Azis.

Setelah beberapa kali keliru masuk jalan, akhirnya saya menemukan bengkel Pak
Azis, yang kini ternyata sudah didampingi sebuah masjid. Pak Azispun tampak
awet muda, sama seperti dulu, hanya pakaiannya yang sedikit berubah. Kali ini
dia selalu memakai kopiah putih. Rautnya cerah, fresh, memancarkan kesan tenang
dan lebih santai. Beungeut wudhu-an ( wajah sering
wudhu), kata orang sunda. Selalu bercahaya.

Hidayah Allah ternyata telah sampai sejak lama, jauh sebelum Pak Azis
berkecimpung dalam berbagai dinamika kegiatan Islam. Hidayah itu bermula dari
peristiwa angin puting-beliung, yang tiba-tiba menyapu seluruh atap bengkel
workshop-nya, pada suatu malam kira-kira

lima


tahun silam. "Atap rumah saya tertiup angin sampai tak tersisa satupun.
Terbuka semua." cerita Pak Azis."Padahal nggak ada hujan, nggak ada
tanda-tanda
bakal ada angin besar. Angin berpusar itupun cuma sebentar saja."

Batin Pak Azis bergolak setelah peristiwa itu. Walau uang dan pekerjaan masih
terus mengalir kepadanya, Pak Azis tetap merasa gelisah, stres & selalu
tidak
tenang. "Seperti orang patah hati, Ndra. Makan tidak enak, tidur juga
susah."cerita Pak Azis lagi.

Lama-kelamaan Pak Azis menjadi tidak betah tinggal di rumah dan stres.
Padahal, sebelum kejadian angin puting-beliung yang anehnya hanya mengenai
bengkel workshop merangkap rumahnya saja, Pak Azis merasa hidupnya sudah
sempurna. Dari desainer grafis hingga jadi arsitek. Dengan keserbabisaannya
itu,
pak Azis merasa puas dan bangga, karena punya penghasilan tinggi. Tapi setelah
peristiwa angin puting-beliung itu, pak Azis kembali bangkrut, beliau bertanya
dalam hati : "apa sih yang kurang" apa salahku " ?

Akhirnya pak Azis menekuni ibadah secara mendalam "Seperti musafir atau
walisongo, saya mendatangi masjid-masjid di malam hari. Semua masjid besar dan
beberapa masjid di pelosok

Bandung


ini, sudah pernah saya inapi." Setahun lebih
cara tersebut ia jalani, sampai kemudian akhirnya saya bisa tidur normal, bisa
menikmati pekerjaan dan keseharian seperti sediakala.

"Bahkan lebih tenang dan santai daripada sebelumnya."
"Lebih tenang ? Memang Pak Azis dapet hikmah apa dari tidur di masjid itu
?"

"Di masjid itu ‘

kan

tidak
sekedar tidur, Ndra. Kalau ada shalat malam, kita
dibangunkan, lalu pergi wudhu dan tahajjud. Karena terbiasa, tahajjud juga jadi
terasa enak.
Malah nggak enak kalau tidak shalat malam, dan shalat-shalat wajib yang

lima


itu jadi kurang enaknya, kalau saya lalaikan. Begitu, Ndra."

"Sekarang tidak pernah terlambat atau bolong shalat-nya, Pak Azis ?"

"Alhamdulillah. Sekarang ini saya menganggap bhw yg utama itu adalah
shalat.
Jadi, saya dan temen-temen menganggap kerja itu cuma sekedar selingan
aja."

"Selingan ?"

"Ya, selingan yang berguna. Untuk menunggu kewajiban shalat, Ndra."

Untuk beberapa lama saya terdiam, sampai kemudian adzan ashar mengalun jelas
dari masjid samping rumah Pak Azis. Pak Azis mengajak saya untuk segera pergi
mengambil air wudhu, dan saya lihat para pekerjanyapun sudah pada pergi ke
samping rumah, menuju masjid. Bengkel workshop itu menjadi lengang seketika.
Sambil memandang seluruh ruangan bengkel, sambil berjalan menuju masjid di
samping workshop, terus terngiang-ngiang di benak saya : "Kerja itu cuma
selingan, Ndra. Untuk menunggu waktu shalat…"

Sepulangnya dari tempat workshop, sambil memandang sibuknya lalu lintas di
jalan raya, saya merenungi apa yang tadi dikatakan oleh Pak Azis. Sungguh
trenyuh saya, bahwa setelah perenungan itu, saya merasa sebagai orang yang
sering berlaku sebaliknya. Ya, saya lebih sering menganggap shalat sebagai
waktu rehat, cuma selingan, malah saya cenderung lebih mementingkan pekerjaan
kantor. Padahal
sholat yang akan bantu kita nantinya…(sungguh saya orang yang merugi..)

Kadang-kadang waktu shalat dilalaikan sebab pekerjaan belum selesai, atau
rapat dengan klien dirasakan tanggung untuk diakhiri.
Itulah penyebab dari kegersangan hidup saya selama ini. Saya lebih semangat dan
habis-habisan berjuang meraih dunia, daripada mempersiapkan bekal terbaik
untuk kehidupan kekal di akhirat nanti.
padahal dunia ini akan saya tinggalkan..juga ……….kenapa saya begitu
bodoh..

Saya lupa, bahwa shalat adalah yang utama.
Mulai saat itu saya berjanji untuk mulai shalat di awal waktu..

Kalau Anda tidak mengirimkan email ini ke temen Anda..ya ga papa sih. Cuma kalo
dikirim mungkin ada gunanya bagi mereka gitu loh.

Jikalau

February 7th, 2007 by koboy-insap

1166371621
Jikalau telah datang
Waktu yang dinanti
Ku pasti bahagiakan
Dirimu seorang
Kuharap dikau sabar menunggu..

Berilah daku waktu
‘Tuk wujudkan semua
Janji ini untukmu
Ku tak akan lupa
Kuharap dikau sabar menunggu…
Ku pasti akan datang Untukmu…

Untaian kata-kata yang kuucapkan untukmu
Tak seindah kata cinta yang dia berikan padamu
Namun kau slalu ada di hatiku…

Berilah daku waktu
‘Tuk wujudkan semua
Janji ini untukmu
Ku tak akan lupa
Kuharap dikau sabar menunggu…
Ku pasti akan datang Untukmu…

Oooohhh, jikalau telah datang
Waktu yang dinanti
Ku pasti bahagiakan
Dirimu seorang
Kuharap dikau sabar menunggu…
Ku pasti akan datang untukmu…
Kuharap dikau sabar menungguuu…. huuuuu……..

AaaRRrrggg, lagu ini mulai terngiang-ngiang di kepala ku… Hentikaaaannn…
http://images.herytialia.multiply.com/song/1/137/full/U2FsdGVkX1,qJT6JlPgPvahLlkuFBSUpqD,QG0.v9.yXm0nED.cMRarEjyHu07RC/12%20

Jikalau.mp3

Aku tidak Lebih Dulu ke Surga

January 19th, 2007 by koboy-insap

Untitled1_12
Aku tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyak
manusia berada disekelilingku,

namun aku tetap merasa sendiri dan ketakutan. Aku
masih bertanya dan terus bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semua
manusia dikumpulkan. Mungkinkah, ah ..aku tidak mau mengira-ngira.

Rasa takutku makin menjadi-jadi, tatkala
seseorang yang tidak pernah kukenal sebelumnya mendekati dan menjawab pertanyaan
hatiku. "Inilah yang disebut
  Padang
Mahsyar," suaranya begitu menggetarkan
jiwaku. "Bagaimana ia bisa tahu
pertanyaanku," batinku. Aku menggigil,
tubuhku terasa lemas, mataku tegang mencari
perlindungan dari seseorang yang kukenal. Aku
teringat tetanggaku Parmin yang tidak
pernah lulus SD dan rajin sholat pernah memberiku
buletin mimbar Jumat salah satu
masjid di daerahku yang mengupas tentang “mati”,
antara lain:

“Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu
mati, supaya kamu bersyukur”

(QS 2:56)

 “Demikianlah Allah menghidupkan kembali
orang-orang yang telah mati”
(QS 2:73)

Kusaksikan langit menghitam, sesaat kemudian
bersinar kemilauan. Bersamaan
dengan itu, terdengar suara menggema. Aku baru
sadar, inilah hari penentuan, hari
dimana semua manusia akan menerima keputusan akan
balasan dari amalnya selama
hidup didunia. Hari ini pula akan ditentukan
nasib manusia selanjutnya, surgakah yang
akan dinikmati atau adzab neraka yang siap
menanti.

 
Aku semakin takut. Namun ada debar dalam dadaku
mengingat amal-amal baikku
didunia. Mungkinkah aku tergolong orang-orang
yang mendapat kasih-Nya atau janganjangan…..
Aku dan semua manusia lainnya masih menunggu
keputusan dari Yang menguasai hari
pembalasan. Tak lama kemudian, terdengar lagi
suara menggema tadi yang
mengatakan, bahwa sesaat lagi akan dibacakan
daftar manusia-manusia yang akan
menemani Rasulullah SAW di surga yang indah.
Lagi-lagi dadaku berdebar, ada
keyakinan bahwa namaku termasuk dalam daftar itu,
mengingat banyaknya infaq yang
aku sedekahkan. Terlebih lagi, sewaktu didunia
aku dikenal sebagai juru dakwah.
"Kalaulah banyak orang yang kudakwahi masuk
surga, apalagi aku," pikirku mantap.

  Akhirnya, nama-nama itupun mulai disebutkan. Aku
masih beranggapan bahwa namaku
ada dalam deretan penghuni surga itu, mengingat
ibadah-ibadah dan perbuatanperbuatan
baikku. Dalam daftar itu, nama Rasulullah
Muhammad SAW sudah pasti
tercantum pada urutan teratas, sesuai janji Allah
melalui Jibril, bahwa tidak satupun jiwa
yang masuk kedalam surga sebelum Muhammad masuk.
Setelah itu tersebutlah para

Assabiquunal Awwaluun. Kulihat Fatimah Az Zahra
dengan senyum manisnya
melangkah bahagia sebagai wanita pertama yang ke
surga, diikuti para istri-istri dan
keluarga rasul lainnya.

  Para nabi dan rasul Allah lainnya pun masuk dalam daftar tersebut. Yasir dan
Sumayyah berjalan tenang dengan predikat Syahid
dan syahidah pertama dalam Islam.
Juga para sahabat lainnya, satu persatu para
pengikut terdahulu Rasul itu dengan
bangga melangkah ke tempat dimana Allah akan
membuka tabirnya. Yang aku tahu,
salah satu kenikmatan yang akan diterima para
penghuni surga adalah melihat wajah
Allah. 
Kusaksikan para sahabat Muhajirin dan Anshor yang
tengah bersyukur mendapatkan
nikmat tiada terhingga sebagai balasan kesetiaan
berjuang bersama Muhammad
menegakkan risalah. Setelah itu tersebutlah para
mukminin terdahulu dan para syuhada
dalam berbagai perjuangan pembelaan agama Allah.

Sementara itu, dadaku berdegub keras menunggu
giliran. Aku terperanjat begitu
melihat rombongan anak-anak yatim dengan riang
berlari untuk segera menikmati
kesegaran telaga kautsar. Beberapa dari mereka
tersenyum sambil melambaikan
tangannya kepadaku. Sepertinya aku kenal mereka.

Ya Allah, mereka anak-anak yatim sebelah rumahku
yang tidak pernah kuperhatikan.
Anak-anak yang selalu menangis kelaparan dimalam
hari sementara sering kubuang
sebagian makanan yang tak habis kumakan. Aku
teringat pernah memberikan
sumbangan “sekedarnya” untuk anak yatim di
daerahku, karena kebetulan ketika itu
keluargaku sedang membutuhkan biaya yang
menurutku lebih mendesak ketimbang
memberi sumbangan tsb. Jika saja aku tidak
sepintas lalu membaca brosur ditanganku,
mungkin aku tidak menyumbang ala kadarnya, karena
di dalam brosur tersebut

mengutip QS 4:36, yaitu:
“Dan berbuat baiklah kepada kedua orang ibu bapa,
karib kerabat, anak-anak yatim,
orang-orang miskin….”

"Subhanallah, itu si Parmin tukang mie dekat
kantorku," aku terperangah melihatnya
melenggang ke surga. Parmin, pemuda yang tidak
pernah lulus SD itu pernah bercerita,
bahwa sebagian besar hasil dagangnya ia kririmkan
untuk ibu dan biaya sekolah empat
adiknya. Parmin yang rajin sholat itu, rela
berpuasa berhari-hari asal ibu dan adikadiknya
di kampung tidak kelaparan. Tiba-tiba, orang yang
sejak tadi disampingku
berkata lagi, "Parmin yang tukang mie itu
lebih baik dimata Allah. Ia bekerja untuk
kebahagiaan orang lain." Sementara aku,
semua hasil keringatku semata untuk
keperluanku.

Lalu berturut-turut lewat didepan mataku, mbok
Darmi penjual pecel yang kehadirannya
selalu kutolak, pengemis yang setiap hari lewat
depan rumah dan selalu mendapatkan
kata "maaf" dari bibirku dibalik pagar
tinggi rumahku. Orang disampingku berbicara lagi
seolah menjawab setiap pertanyaanku meski tidak
kulontarkan, "Mereka ihklas, tidak
sakit hati serta tidak memendam kebencian meski
kau tolak."

Masya Allah murid-murid pengajian yang aku bina,
mereka mendahuluiku ke surga.
Setelah itu, berbondong-bondong jamaah
masjid-masjid tempat biasa aku berceramah.
"Mereka belajar kepadamu, lalu mereka
amalkan. Sedangkan kau, terlalu banyak
berbicara dan sedikit mendengarkan. Padahal,
lebih banyak yang bisa dipelajari dengan
mendengar dari pada berbicara," jelasnya
lagi.

Aku semakin penasaran dan terus menunggu
giliranku dipanggil. Seiring dengan itu
antrian manusia-manusia dengan wajah ceria, makin
panjang.Tapi sejauh ini, belum
juga namaku terpanggil. Aku mulai kesal, aku
ingin segera bertemu Allah dan berkata,

"Ya Allah, didunia aku banyak melakukan
ibadah, aku bershodaqoh, banyak membantu
orang lain, banyak berdakwah, izinkan aku ke
surgaMu."

Orang dengan wajah bersinar disampingku itu
hendak berbicara lagi, aku ingin
menolaknya. Tetapi, tanganku tak kuasa menahannya
untuk berbicara. "Ibadahmu
bukan untuk Allah, tapi semata untuk kepentinganmu
mendapatkan surga Allah,
shodaqohmu sebatas untuk memperjelas status
sosial, dibalik bantuanmu tersimpan
keinginan mendapatkan penghargaan, dan dakwah
yang kau lakukan hanya berbekas
untuk orang lain, tidak untukmu," bergetar
tubuhku mendengarnya.

Anak-anak yatim, Parmin, mbok Darmi, pengemis
tua, murid-murid pengajian, jamaah
masjid dan banyak lagi orang-orang yang sering
kuanggap tidak lebih baik dariku,
mereka lebih dulu ke surga Allah. Padahal, aku
sering beranggapan, surga adalah
balasan yang pantas untukku atas dakwah yang
kulakukan, infaq yang kuberikan, ilmu
yang kuajarkan dan perbuatan baik lainnya.
Ternyata, aku tidak lebih tunduk dari pada
mereka, tidak lebih ikhlas dalam beramal dari
pada mereka, tidak lebih bersih hati dari
pada mereka, sehingga aku tidak lebih dulu ke
surga dari mereka.

Jam dinding berdentang tiga kali. Aku tersentak
bangun dan, Astaghfirullah…, ternyata
Allah telah menasihatiku lewat mimpi malam ini.

Bergegas aku mengambil air wudhu untuk sholat
malam sementara sekelilingku sunyi
senyap terlelap, aku menangis dengan derai air
mata dalam doaku yang penuh harap
dan penyesalan. Aku sangat menyesal dan bersyukur
bahwa Allah telah menegurku

sekalipun hanya lewat mimpi akan kesombonganku
yang tidak kusadari selama ini.

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang
yang sombong dan membanggakan
diri”
(QS 4:36)

 

Kumis or …..?

January 19th, 2007 by koboy-insap

Kumis memang bisa membuat pria lebih tampan dan berwibawa.
Selain itu, menurut pakar seksolog, pria dengan kumis lebat biasanya memiliki
gairah seksual tinggi. Karena itukah banyak wanita yang mengidolakan pria
berkumis?

Kumis
Pria tanpa kumis? Duh, nggak macho, begitu mungkin pendapat
sebagian orang. Pria memang akan nampak lebih jantan apabila berkumis lebat.
Lihat saja Tom Selleck, Burt Reynold atau Omar Syarif, bintang-bintang
Hollywood yang kerap dijuluki sebagai pria-pria seksi, mereka dikenal karena
kumisnya. Sultan Brunei Hasanal Bolkiah, nampak tampan dan berwibawa dengan
kumisnya. Andi Mallarangeng banyak dipuja wanita juga karena kumisnya. Tapi
kumis bisa juga membuat pri anampak seram dan ditakuti, lho. Makanya banyak Pak
Polisi yang memelihara kumis. Tak ketinggalan Gatot Kaca dan warok Ponorogo
ikut melebatkan kumisnya.

Karena kumis dinilai sebagai lambang kejantanan dan
keseksian kaum pria, tak heran jika banyak pria yang berlomba-lomba memelihar
akumis. Fenomena ini menjadi peluang bagi pabrik obat-obatan ataupun tabib yang
berharap bisa meraih keuntungan besar dengan menciptakan krim atau ramuan yang
konon mampu melebatkan, bahkan bisa menumbuhkan bulu-bulu kumis.

Tapi sejauh mana hubungan antara lebatnya kumis dengan
kejantanan seorang pria?

Mengapa Sebagian Pria Suka Berkumis Sebagian Tidak?

Biasanya karena pengaruh lingkungan, adat istiadat dan
kepercayaan. Misalnya di India, prianya lebih senang tampil berkumis, sedangkan
di Arab kaum prianya lebih memilih memakai jenggot tanpa kumis. Seorang anak
laki-laki yang ayahnya berkumis, kemungkinan besar ketika ia dewasa juga akan
senang memakai kumis. Tapi kumis memang terkait dengan hormonal dan ras.
Laki-laki dari ras kaukasoit, seperti India,
Arab atau Eropa, memang cenderung memiliki kumis.

Jude Law Lelaki Paling Seksi Tahun 2006 Tanpa Kumis

Judelaw
Aktor asal Inggris, Jude Law, baru saja dinobatkan sebagai
lelaki paling seksi tahun 2006 lalu. Gelar itu diberikan majalah mingguan populer
Amerika, People. Wajah Law berhasil mengalahkan simbol seks tahun sebelumnya yang
disandang Johny Depp. Konon bagian tubuh Law yang dirasa paling memiliki pesona
adalah sepasang mata birunya. "Kehangatannya terpancar dari pandangan
matanya," kata Nicole Kidman, lawan mainnya dalam Cold Mountain. Begitu pula pujian yang
diberikan Rachel Weisz. "Law memiliki sepasang mata terindah yang pernah
saya temui," pujinya.

Ternyata Jude Law yang dijuluki sebagai lelaki paling seksi
tahun ini, adalah pria yang memiliki wajah kelimis alias tak berkumis. Nah kalian kaum hawa pilih kumis or No ?!

Umur Alam Semesta

January 4th, 2007 by koboy-insap

Secara ringkas, umur elemen
kimia dapat diperkirakan berdasarkan uji radio aktif terhadap atom tersebut. Dan
umum­nya dapat ditentukan dengan menggunakan uji contoh batu­batuan, yaitu
dengan mengukur perubahan elemen berat seperti Rubidium Rb-87. Bila uji Rubidium
ini diterapkan atas batuan yang tertua di bumi akan didapatkan bahwa batuan
tertua ber­umur 3,8 miliar tahun. Jika diterapkan atas batuan tertua dari meteor
akan didapatkan angka 4,56 miliar tahun. Kesimpulan ini membuktikan bahwa tata
surya kita berumur sekitar 4,6 miliar tahun, dengan tingkat kesalahan 100 juta
tahun. Sedikit berbeda, bila metode ini digunakan untuk mengukur gas di alam
semesta maka akan menyebabkan tingkat variasi yang lebih lebar. Ilmuwan cukup
puas mengetahui umur alam se­mesta sejak Dentuman Besar dengan perhitungan
elemen kimia yaitu antara 11-18 miliar tahun.

Mohamed Asadi dalam bukunya
The Grand Unifying Theory
 of
Everything
mengatakan bahwa umur alam semesta, berdasarkan penyelidikannya
terhadap bintang-bintang tertua, adalah antara 17 sampai 20 miliar tahun.
Sedangkan Profesor Jean Claude Batelere dari College de France menyatakan bahwa
umur alam semesta kira-kira 18 miliar tahun.

Dsc00562_wm_cte

Dalam al-Qur’an ada dua ayat
yang mengindikasikan perhitungan alam semesta selain makna relativitas waktu,
yaitu
Surat as-Sajdah (32:5) dan
al-Ma’arij
(70:4).

"Malaikat-malaikat dan
Jibril naik (menghadap) keyada Tuhan
dal
am sehari yang kadarnya lima puluh
ribu tahun" (al-Ma’arij 70
 
: 4)

Kita dapat mencatat bahwa
al-Qur’an tidak mengatakan "50.000 tahun" waktu bumi. Karena waktu ini adalah
waktu relatif di suatu tempat di langit, di mana satu hari sama dengan 1000
tahun waktu bumi. Hari relatif tersebut merupakan umur alam semesta di mana
sistem tata surya manusia (kita) berada.

Mari kita konversikan waktu
relatif alam semesta:

50.000 x 365,2422 =
18.262.110

Satu hari relatif di "satu
tempat" di alam semesta, di tempat malaikat melaporkan urusannya, sama dengan
1000 tahun di bumi:

18.262.110 x 1000 =
18.262.211.000 tahun atau 18,26 miliar tahun.

Dengan demikian, umur alam
semesta relatif adalah 18,26 miliar tahun. Hasilnya hampir sama dengan
perhitungan Profesor Jean Claude Batelere dari College de France tersebut di
atas.

NASA memperkirakan umur alam
semesta antara 12-18 miliar tahun berdasarkan pengukuran seberapa cepat alam
semesta kita ini ekspansi setelah terjadinya "Dentuman Besar"

Dr. Marshall Joy dan Dr.
John Carlstrom dari Universitas Chicago (tim NASA) telah mampu mengatasi masalah
pengukuran kecepatan ekspansi alam semesta dengan teknik terbaru, yaitu
menggunakan radio interferometer untuk menyelidiki dan mengukur fluktuasi
Cosmic Microwave Background Radiation (CMBR). Dengan demikian, umur alam
semesta dapat diperkirakan. Sedangkan tim NASA lainnya memperkirakan umur alam
semesta antara 8-12 miliar tahun berdasarkan pengukuran jarak galaksi "M100"
dengan teleskop ruang angkasa Hubble. Galaksi tersebut diperkirakan berjarak 56
juta tahun cahaya dari bumi. Namun demikian, pengukuran umur alam semesta ini
menimbulkan pertanyaan, bagaimana mungkin alam semesta umurnya lebih muda,
padahal salah satu bintang di Bima Sakti mungkin umurnya jauh lebih tua dari
perkiraan tersebut?

Si Manusia Dengan Kepala Dari Besi.

January 4th, 2007 by koboy-insap

Kolonel James Churchward, yang terkenal karena penyelidikannya mengenai benua MU yang hilang, yang tenggelam di Laut Pasifik, menceriterakan dengan panjang lebar suatu corak lain dari ceritera kuno tentang Burung Petir sebagai berikut: Gregjenner7j

Orang-orang indian ‘Hiden’, suku bangsa yang hidup di kepulauan Queen Charlotte, memiliki sebuah benda keramat, yang paling indah di dunia. Sebuah tiang, yang di atasnya terdapat semacam burung rajawali, yang disebut Burung Petir. Disusul kemudian oleh seekor ikan, yang disebut ‘Ikan Paus Pembunuh’, Antara kepala dan ekor ikan itu terlihat seorang manusia, yang disebut Manusia dengan Kepala Besi. Manusia itu sedang hendak melepaskan sebuah anak panah ke lambung ikan pausnya. Seorang tua dari suku bangsa itu menjelaskan kapada saya, bahwa Burung Petir menggambarkan Sng Pencipta, yang mempunyai pandang mata seperti kilat, dan pukulan sayapnya terdengar seperti petir. Manusia dengan kepala besi itu merupakan orang kesayangan para Dewa, dan pada waktu terjadinya bencana banjir besar dia dijadikan seekor ikan salem dengan kepala besi. Selama terjadinya banjir, manusia yang telah dijadikan ikan itu, hidup dalam air di sungai  Minish. Dia mengumpulkan dahan untuk membuat suatu tempat berteduh bagi dirinya
sendiri, akan tetapi dia banyak kekurangan “bahan bangunan”, sehingga dia tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya. Pada saat itulah Burung Petir muncul di depannya, membuka kedoknya dan berkata:’Saya adalah seorang manusia seperti anda, dan untuk menolong anda, saya akan tetap tinggal bersama anda, agar anda mampu menemukan suatu suku bangsa, dan saya akan melindungi anda’.
Dan kemudian, di tengah-tengah suara guntur yang memekakkan telinga, si manusia ikan yang berkepala besi itu melihat prajurit-prajurit bermunculan, yang semuanya bersenjata lengkap. Dan para prajurit itu adalah ayah-ayah bangsa kita.

Kolonel James Churchward

Cjchurch

Mu, Tanah Air, kebudayaan hilang yang adalah pusat peradaban kira-kira 25.000 tahun yang lalu. Pada 1868, James Churchward (1851-1936), sedangkan menjabat sebagai Tentara Inggris dengan pangkat kolonel di India,  menjadi teman akrab dengan seorang pendeta candi Hindu

Dia menuliskan bahwa dia mengetahui peradaban orang Yunani awal, Chaldeans, orang Babilonia, orang Parsi, orang Mesir, dan Hindus pasti sudah didahului oleh peradaban Mu. Churchward juga mengenali kereta pertempuran terbang (sejenis pesawat tempur) yang disebut di Ramayana dan Mahabharata sebagai keajaiban ilmiah yang awal.

Benua Mu di Pasifik tengelam 60.000 tahun yang lalu, dengan Pulau Hawaii dan Easter  ialah  satu-satunya jejak yg tertinggal.Untitled1_11

Dia melacak cerita sama dari Mu ke India, di mana penjajah dari benua yg lenyap sudah menyelesaikan tugasnya; dari India ke dalam Mesir; dari Mesir ke candi Sinai, di mana Moses menirunya; dan dari Moses sampai terjemahan cacat Ezra sesudah 800 tahun. Ada penegasan Mu di naskah kuno lain, termasuk klasik seperti itu sebagai Ramayana epik Hindu, ditulis oleh guru dan sejarawan, Valmiki, dari dikte Narana, tinggi pendeta candi Rishi di Ayodhya, yang membaca rekor candi kuno kepadanya.

716 Buah Cakram Batu Yang Berumur 12.000 Tahun

January 4th, 2007 by koboy-insap

Ciencia_dropa19
Di ujung lain dari dunia, di perbatasan antara Tibet dan Cina, seorang Jerman akhli
purbakala, telah menemukan 716 buah cakram dari batu di dalam gua-gua dari
pegunungan Bayan-Kara Ula. Benda-benda itu penuh dengan gambaran lambanglambang dan tulisan-tulisan yang tak dapat dipecahkan artinya, kelihatannya telah berumur ribuan tahun; di tengah-tengahnya terdapat lubang yang menembus, seperti sebuah piringan hitam, dan terukir garis-garis berbentuk spiral dari tepi menuju ke tengah-tengahnya cakram.

Dapatkah itu dianggap sebagai suatu bukti penuh tentang benarnya ceritera-ceritera kuno mengenai Burung Petir, atau setidak-tidaknya, bahwa bumi kita ini pada jaman dahulu telah dikunjungi oleh kapal-kapal ruang angkasa?
Ciencia_dropa05

Wartawan ilmiah dari surat kabar Berlin “Das Vegetarische Universum” (“=Jagad Tumbuh-tumbuhan”), mengenai penemuan itu, membuat ulasan sebagai berikut: “Celahcelah berbentuk spiral itu merupakan hal, yang paling aneh, mengenai tulisan Cina. Banyak akhli mencoba untuk memecahkan artinya. Hanya para akhli purbakala bangsa Cina sajalah, yang dapat mencapai suatu hasil, dan hasilnya adalah demikian mengejutkan, sehingga Akademi Prasejarah Peking mula-mula melarang pengumumannya. Setelah pengumuman diijinkan, si professor, yang telah memimpin penyelidikan, beserta empat orang pembantunya menggunakan judul ‘Tulisan-tulisannya menunjuk kembali pada kapal-kapal ruang angkasa, yang sebagaimana tertulis pada cakram-cakram itu, ada pada jaman 12.000 tahun yang lalu’.

Gua-gua di pegunungan Bayan Kara Ula dihuni oleh orang-orang dari suku bangsa Ham dan suku bangsa Dropa. Mereka merupakan orang, yang berukuran kecil dan menderita semacam penyakit tulang; hingga kini, semua usaha untuk menggolong-golongkan mereka berdasarkan etnologi, tidak ada yang berhasil.
Dropappl

Beberapa tulisan kuno mengenai suku bangsa Ham dan Dropa telah dapat dipecahkan artinya, dan apa yang dapat kami kumpulkan adalah sebagai berikut: “Bangsa Dropa berasal dari awan, dalam kapal. Orang-orang kami, laki-laki, perempuan dan anak-anak, bersembunyi dalam gua-gua besar. Kemudian mereka mengerti dari gerakan-gerakan tangan, yang dibuat oleh bangsa Dropa, bahwa bangsa Dropa itu mempunyai maksud bersahabat. Lain-lain cakram disebut juga dalam ceritera mengenai kecelakaan, yang dialami oleh sebuah kapal, pada saat hendak mendarat di daerah pegunungan; usaha untuk memperbaiki pesawat itu tidak berhasil… Dengan harapan untuk bisa mendapatkan keterangan lebih lanjut, maka benda-benda berbentuk cakram itu kemudian dikirim ke Moskow, dan diselidiki oleh para akhli di sana. Diketemukanlah, bahwa cakram-cakram itu mengandung kobalt dan bahan-bahan logam lainnya, dan bahwa benda-benda itu menggetar dengan frekuensi yang tidak lazim, seakan-akan mengandung suatu muatan listrik atau dimasukkan dalam suatu arus listrik. Cakram kecil-kecil itu, yang telah berumur lebih daripada 12.000 tahun, telah dan akan tetap merupakan suatu teka teki yang sungguh-sungguh bagi para sarjana di dunia ini”.